Rabu, 04 April 2018 - 22:42:56

Sedan Honda Kurang Diminati, Accord Berhenti Produksi

    Anggre Dwie Hits : 16129    

CNN Indonesia


PEKANBARU, RIAUAKSI.COM -- Honda Motor Co di Ohio, Amerika Serikat (AS) terpaksa menghentikan proses produksi sementara Honda Accord di pabrik Marysville, Ohio. Penghentian produksi dilakukan selama enam hari dengan rincian dua hari pada April, Mei, Juni 2018.

Produsen otomotif asal Jepang itu juga akan memperpanjang shutdown selama lima hari pada Juli, total 11 hari Honda akan menghentikan kegiatan produksi untuk Accord.

Penyebab penghentian produksi adalah karena penjualan sedan sedang menurun sementara stok menumpuk.

"Kami menyesuaikan produksi di fasilitas kami secara teratur, naik dan turun. Ini bisnis yang biasa dan kami menyesuaikan produksi agar sesuai dengan kondisi pasar saat ini," kata juru bicara Honda.

Melemahnya penjualan Accord diduga karena konsumen cenderung memilih kendaraan jenis Sport Utility Vehicle (SUV) atau crossover daripada sedan. Tak heran jika Accord mengalami penurunan minat cukup drastis.

Berdasarkan data perusahaan yang dilansir motortrend, pada bulan lalu, Honda berhasil menjual 50.178 unit CR-V, sementara Accord cuma terjual 37.430 unit.

Sumber lain memberitakan bahwa penurunan penjualan Accord juga terjadi di sejumlah negara bagian Amerika Serikat. Ini imbas dari turunnya minat konsumen pada sedan dan beralih ke SUV.

Pamor mobil jenis sedan di AS mulai pudar sejak tiga tahun lalu. Data IHS Automotive menjelaskan bahwa total penjualan kendaraan penumpang di tanah paman sam AS periode Januari-Mei 2014 didominasi oleh SUV hingga 35,4 persen pangsa pasar. 

Angka itu sekaligus menjadi pertama kalinya SUV dan crossover berhasil melibas penjualan sedan. Untuk lima bulan pertama tahun 2014, pasar SUV dan crossover naik 2,6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.


    Category : Teknologi    
    Tags        :    
    Sumber  : CNN Indonesia


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




iPhone SE 2, Akan Rilis Tahun Ini

  Ekonomi Bisnis  




Perbankan Indonesia Disarankan Tiru "Gaya" Fintech