Rabu, 18 Juli 2018 - 15:26:16

DJP Riau Kepri Lakukan Sosialisasi terhadap PP No.23 Th 2018

    Habibi Muthalib Hits : 1    

Riauaksi.com- Pihak Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau Kepri, melakukan sosialisasi terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan Dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tenentu.

 
PP Nomor 23 ini merupakan peraturan pengganti atas Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 yang diberlakukan secara efektif per 1 Juli 2018. 
 
Kepala Kanwil DJP Riau Kepri, Jatnika mengatakan bahwa, dengan adanya ketentuan yang diterapkan oleh pemerintah itu, dapat mengatur pengenaan Pajak Penghasilan Final (PPh Final) bagi wajib pajak yang peredaran bruto (omzet) hingga dengan 4,8 Milyar Rupiah dalam satu tahun.
 
"Dalam PP nomor 23 ini, ada beberapa pokok perubahan pengaturannya. Diantaranya adalah penurunan tarif PPh Final dari 1 persen menjadi 0,5 persen dari omzet yang wajib dibayarkan setiap bulannya," kata Jatnika dalam konferensi pers di gedung DJP Riau Kepri, Rabu, 17 Juli 2018.
 
Kemudian, kata Jatnika pokok perubahan dalam PP tersebut adalah mengatur jangka waktu pengenaan tarif PPh Final 0,5 persen.
 
"Untuk wajib pajak Orang Pribadi yaitu selama 7 tahun. Kemudian untuk wajib pajak Badan berbentuk Koperasi, Persekutuan Komanditer atau Firma selama 4 tahun dan terakhir untuk wajib pajak badan berbentuk Perseroaan Terbatas selama 3 tahun," jelasnya.
 
Adapun maksud diberlakukannya peraturan itu adalah untuk mendorong pelaku UMKM agar bisa berperan aktif dalam kegiatan ekonomi formal.
 
"Disini, pemerintah memberikan kemudahan untuk para pelaku UMKM dalam pembayaran pajak dan pengenaan pajak yang Iebih berkeadilan. Selain itu juga dapat meningkatkan ketahanan ekonomi Indonesia," paparnya.
 
Jatnika melanjutkan, dengan adanya pemberlakuan PP ini diharapkan bahwa beban pajak yang ditanggung oleh pelaku UMKM menjadi Iebih kecil. 
 
Sehingga para pelaku UMKM tersebut mempunyai kemampuan ekonomi yang Iebih besar untuk mengembangkan usaha dan melakukan investasi.
 
"Pelaku UMKM ini diharapkan untuk kedepannya akan semakin berperan dalam menggerakkan roda ekonomi untuk memperkuat ekonomi formal dan memperluas kesempatan untuk memperoleh akses terhadap dukungan fmansial," ucap Jatnika.
 
"Dan mereka nanti akan diberikan waktu untuk para UMKM untuk mempersiapkan diri, sebelum wajib pajak itu melaksanakan hak dan kewajiban pajak secara umum sesuai dengan ketentuan UU Pajak Penghasilan," tutupnya.
 

    Category : Riau    
    Tags        :    
    Sumber  : riau24.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Satelit Merah Putih Resmi Mengorbit

  Ekonomi Bisnis  




BEI perbarui sistem perdagangan dengan JATS NextG