Selasa, 07 Agustus 2018 - 12:02:26

Triwulan II 2018, Ekonomi Riau Cuma Tumbuh 2,38 Persen

    Habibi Muthalib Hits : 1    

Cakaplah.com


PEKANBARU,Riauaksi.com  - Ekonomi Riau triwulan II tahun 2018 tumbuh 2,38 persen (y-on-y), lebih lambat dibanding triwulan yang sama tahun 2017 sebesar 2,49 persen. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Aden Gultom.

Ia mengatakan, dari sisi produksi pertumbuhan ekonomi Riau didorong oleh hampir semua lapangan usaha, kecuali Pertambangan dan Penggalian dan Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Daur Ulang karena nilainya negatif. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Jasa Lainnya yang tumbuh 8,56 persen.

"Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) yang tumbuh sebesar 11,21 persen," cakapnya.

Lanjut Aden, jika dari sudut pandang Q to Q, pertumbuhan ekonomi Riau hanya 0,95 persen. Dari sisi produksi, peningkatan ini terutama terjadi pada lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor yang erat kaitannya dengan momen puasa Ramadan, lebaran, dan libur bersama yang jatuh di triwulan II 2018.

"Peningkatan juga terjadi pada lapangan usaha Konstruksi dengan adanya sejumlah pembangunan infrastruktur pada triwulan ini. Sementara itu dari sisi pengeluaran, peningkatan terutama terjadi pada komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) terutama subkomponen Bangunan," ungkapnya.

Dengan demikian sebut Aden, pada triwulan II-2018 Provinsi Riau berkontribusi sebesar 5,03 persen terhadap perekonomian nasional.


    Category : Riau    
    Tags        : #pekanbaru,#Prov Riau    
    Sumber  : Cakaplah.com


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     








      Terkini  



      Most Popular  



      Teknologi  




    Satelit Merah Putih Resmi Mengorbit

      Ekonomi Bisnis  




    BEI perbarui sistem perdagangan dengan JATS NextG