Rabu, 08 Agustus 2018 - 10:19:47

Bahas Persoalan Imunisasi Campak Measles Rubella, DPRD dan OPD Inhil Gelar Pertemuan

    Habibi Muthalib Hits : 1    

Mediacenter.riau.go.id


INHIL,Riauaksi.com  - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil) mempertanyakan, bagaimana proses penanganan efek samping yang dialami sasaran pasca imunisasi Campak-Measles Rubella (MR).

Pertanyaan tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Inhil, Adriyanto saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pelaksanaan imunisasi Campak-MR, di ruang rapat Komisi IV Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Senin (6/8/2018).

Dikatakan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Inhil yang akrab disapa H Ateng ini, pihaknya mempertanyakan sejauhmana tanggung jawab penyelenggara terhadap pelaksanaan kegiatan di lapangan, khususnya dalam penanganan efek samping pasca pemberian imunisasi.

"Targetkan beda-beda, bagi yang kuat fisiknya mungkin hanya demam biasa saja, tapi kalau fisik yang lemah bagaimana," katanya.

Menjawab pertanyaan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, Zainal Arifin menyatakan bahwa pihaknya akan bertanggung jawab terhadap berbagai kemungkinan yang terjadi.

"Kami sudah membentuk Komda Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Jadi kalau ada kasus, dievaluasi apakah ini memang disebabkan dari Imunisasi atau penyakit yang sudah ada sebelumnya, sehingga bisa ditangani dengan baik," terangnya.

RDP yang dipimpin oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas ini, dihadiri Pimpinan dan Anggota Komisi IV, serta diikuti Kepala Dinas Sosial, Direktur RSUD Puri Husada, Dokter Spesialis Anak dan jajaran Diskes Inhil.


    Category : Riau    
    Tags        : #inhil,#Prov Riau    
    Sumber  : Mediacenter.riau.go.id


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     








      Terkini  



      Most Popular  



      Teknologi  




    Satelit Merah Putih Resmi Mengorbit

      Ekonomi Bisnis  




    BEI perbarui sistem perdagangan dengan JATS NextG