Kamis, 16 Agustus 2018 - 15:44:51

KPK RI Gelar Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi di Negeri Seribu Suluk

    Habibi Muthalib Hits : 1    

Riauterkini.com


PASIRPANGARAIAN,Riauaksi.com - Perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia turun ke Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kamis (16/8/2018).

Kedatangan perwakilan dari KPK RI ke daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk adalah untuk‎ sosialisasikan Pengendalian Gratifikasi kepada para pejabat dan pemangku kepentingan‎ di lingkungan Pemkab Rohul.

Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi Bagi Pejabat dan Pemangku Kepentingan di Kabupaten Rohul 2018‎, dihadiri Deputi Pencegahan Gratifikasi KPK RI Andi Purwana‎ resmi dibuka oleh Bupati Rohul H. Sukiman, didampingi Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, di Hall Masjid Agung Islamic Center, Pasirpangaraian, Kamis (16/8/2018).

Pembukaan sosialisasi juga dihadiri Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, Kepala Kejaksaan Negeri Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, Ketua Pengadilan Negeri Pasirpangaraian Sarudi, Kalapas Kelas II B Pasirpangaraian Muhammad Lukman.

Bupati Rohul Sukiman, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada KPK RI, karena telah bersedia dan meluangkan waktu untuk memberikan Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi Bagi Pejabat dan Pemangku Kepentingan kepada pejabat dan pemangku kepentingan di daerahnya.

Sosialisasi sehari ini, jelas Bupati Sukiman, diikuti seluruh pejabat dan pemangku kepentingan, mulai Kepala Desa, Camat, sampai pimpinan‎ Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dari Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi, Bupati Sukiman berharap seluruh pejabat dan pemangku kepentingan di Kabupaten Rohul untuk serius mengikuti sosialisasi KPK RI ini, sehingga tidak terlibat perkara tindak pidana korupsi atau Tipikor.

"Diharapkan dia (pejabat dan pemangku kepentingan) memahami apa yang disampaikan oleh tim (KPK RI), sehingga dia bisa melakukan apa yang boleh dilakukan, dan apa yang tidak boleh dilakukan. Tentunya kita berharap mereka memahami itu," harap Bupati.

Menurut Bupati Rohul Sukiman, Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi dari KPK RI ini sangat penting diikuti bagi pejabat dan pemangku kepentingan, sehingga mereka tidak terlibat dalam lingkaran korupsi.

Ditanya apa langkah antisipasi Pemkab Rohul agar tidak ada pejabat atau pemangku kepentingan terlibat perkara korupsi atau grafitifikasi, Bupati Sukiman mengatakan pejabat atau pemangku kepentingan harus tahu apa yang dilarang atau tidak boleh dilakukan.

"Intinya diberikan pemahanan agar dia ngerti apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak dilakukan," tambahnya.

Bupati Sukiman mengaku dalam mengantisipasi ada pegawai di lingkungan Pemkab Rohul terlibat perkara Tipikor, dirinya terus mengimbau para pejabat, pemangku kepentingan, dan pegawai untuk bekerja sesuai peraturan yang berlaku.‎

Pada sosialisasi sehari tersebut, narasumber dari KPK RI sosialisasikan tentang pengertian gratifikasi dan penyuapan yang kerap terjadi.


    Category : Riau    
    Tags        : #Prov Riau,#rohul    
    Sumber  : Riauterkini.com


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     








      Terkini  



      Most Popular  



      Teknologi  




    Satelit Merah Putih Resmi Mengorbit

      Ekonomi Bisnis  




    BEI perbarui sistem perdagangan dengan JATS NextG