Jumat, 07 September 2018 - 10:05:11

Pakistan Jadi Ancaman Serius di Mata Amerika

    Habibi Muthalib Hits : 1    

riau24.com


WASHINGTON - Riauaksi.com,- Pakistan diprediksi akan menjadi negara dengan kekuatan nuklir terbesar kelima di dunia. Rival ini India terus meningkatkan jumlah hulu ledak nuklir dengan menargetkan 250 hulu ledak nuklir pada tahun 2025.

Berdasarkan laporan Badan Intelijen Pertahanan Amerika Serikat (AS) pada tahun 1999 menyatakan Islamabad sudah memiliki 140-150 hulu ledak nuklir. Pada tahun 2020, jumlahnya senjata berbahaya itu diprediksi akan bertambah 60 hingga 80 buah lagi.

"Kami memperkirakan bahwa persediaan negara itu bisa lebih realistis tumbuh menjadi 220-250 hulu ledak pada tahun 2025, jika tren saat ini berlanjut. Jika itu terjadi, itu akan membuat Pakistan menjadi negara senjata nuklir terbesar kelima di dunia," kata Hans M Kristensen, Robert S Norris dan Julia Diamond dalam laporan berjudul "Pakistani Nuclear Forces 2018".

Menurut laporan itu, selama satu dekade terakhir, penilaian AS terhadap keamanan senjata nuklir di Pakistan telah berubah banyak dari keyakinan menjadi perhatian, terutama sebagai akibat dari pengenalan senjata nuklir taktis.

"Dengan beberapa sistem pengiriman dalam pembangunan, empat reaktor produksi plutonium, dan fasilitas pengayaan uraniumnya berkembang, bagaimanapun, Pakistan memiliki persediaan yang kemungkinan akan meningkat lebih lanjut selama 10 tahun mendatang," lanjut laporan tersebut, seperti dilansir sindonews, Jumat (7/9/2018).

Menurut para peneliti, ukuran peningkatan jumlah hulu ledak nuklir akan bergantung pada banyak faktor. Dua faktor kuncinya adalah berapa banyak peluncur berkemampuan nuklir yang direncanakan Pakistan untuk disebarkan, dan berapa banyak persenjataan nuklir India tumbuh.

"Spekulasi bahwa Pakistan dapat menjadi negara senjata nuklir terbesar ketiga di dunia—dengan persediaan sekitar 350 hulu ledak satu dekade dari sekarang—adalah kami percaya itu dibesar-besarkan, paling tidak karena itu akan membutuhkan penumpukan dua sampai tiga kali lebih cepat daripada pertumbuhan tingkat selama dua dekade terakhir," kata para penulis dalam laporan mereka.

Menurut para ahli, Pakistan sedang memodifikasi postur nuklirnya dengan sistem senjata nuklir jarak pendek yang baru untuk melawan ancaman militer di bawah tingkat strategis. "Upaya-upaya tersebut berusaha menciptakan penangkal spektrum penuh yang dirancang tidak hanya untuk menanggapi serangan nuklir, tetapi juga untuk melawan serangan konvensional India ke wilayah Pakistan," katanya.


    Category : Internasional    
    Tags        : #internasional    
    Sumber  : riau24.com


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     








      Terkini  



      Most Popular  



      Teknologi  




    Satelit Merah Putih Resmi Mengorbit

      Ekonomi Bisnis  




    BEI perbarui sistem perdagangan dengan JATS NextG