Rabu, 12 September 2018 - 09:32:03

Pemko Pekanbaru Tinjau Kawasan Industri Tenayan

    Habibi Muthalib Hits : 1    

Cakaplah.com


PEKANBARU,Riauaksi.com  - Untuk memastikan lahan di Kawasan Industri Tenayan (KIT) di Kecamatan Tenayan Raya, tidak dikuasai oknum masyarakat, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, turun ke Jalan Gajah Mada tepat disamping PLTU Tenayan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset dan Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru, Syoffaizal, saat dikonfirmasi mengatakan jika pihaknya belum lama ini melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke KIT.

"Iya, kemarin kami ke kawasan KIT bersama pejabat Pemko Pekanbaru, yang dipimpin Asisten I, Kepala DPP, Satpol PP, Camat, Lurah dan Dirut BUMD," kata Syoffaizal, Rabu (12/9/2018).

Mantan Sekretaris Bapenda Pekanbaru menyebut, langkah yang dilakukan selain peninjauan pembersihan lahan KIT, tentunya penyelamatan aset lahan seluas lebih kurang 265.969 Hektar.

"Apalagi keinginan dari Pak Wali kan menjadikan lahan tersebut menjadi Kawasan Industri. Untuk itu kita turun agar lahan yang berpotensi akan dikuasi oleh oknum tidak terjadi," ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono menyebut pihaknya menurunkan personel ke lokasi KIT karena ada sejumlah warga yang mengklaim memiliki lahan di KIT.

"Kita sengaja turun ke lokasi untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa lahan yang ada KIT itu adalah lahan milik Pemko Pekanbaru," katanya.

Agus menegaskan, lahan seluas 265, 969 hektare yang sebagian diklaim milik warga tersebut secara sah kepemilikanya adalah milik Pemko Pekanbaru. Aset tesebut bahkan sudah lengkapi dengan surat tahan dan sudah tercatat sebagai aset di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru.

"Itu aset Pemko, surat-suratnya semua lengkap, itu ada di BPKAD," imbuhnya.

Pihaknya meminta kepada warga yang merasa memiliki lahan diatas lakan milik Pemko Pekanbaru agar melaporkan ke Kantor Walikota Pekanbaru. Bahkan jika warga tidak puas, dipersilahkan untuk melaporkannya ke penegak hukum.

"Kalau mau komplain silahkan datang ke kantor walikota, kalau tidak puas silahkan ditempuh melalui jalur hukum," sebutnya.

Menurut keterangan Agus, warga yang mengklaim memiliki tanah di atas lahan milik Pemko Pekanbaru tersebut sebagian besar hanya mengantongi surat ganti rugi dari kelompok tani. 

"Mereka punya suratnya, tapi suratnya dari kelompok tani," ujarnya.

Pasca pemasangan plang nama denah lahan dan pembersihan parit gajah, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan. Dengan menurunkan personil setiap hari untuk melalukan patroli ke lokasi lahan milik yang sebagian diduduki oleh warga.


    Category : Riau    
    Tags        : #pekanbaru,#Prov Riau    
    Sumber  : Cakaplah.com


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     








      Terkini  



      Most Popular  



      Teknologi  




    Satelit Merah Putih Resmi Mengorbit

      Ekonomi Bisnis  




    BEI perbarui sistem perdagangan dengan JATS NextG