Kamis, 20 September 2018 - 12:09:21

Pura-pura Jadi Pembeli, Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Rp 1,8 Miliar

    Habibi Muthalib Hits : 1    

Liputan6.com


Bogor,Riauaksi.com  - Polisi menggagalkan peredaran uang palsu (upal) sebanyak Rp1,8 miliar di Bogor, Jawa Barat. Tiga pelaku yang ditangkap yakni, Muchtar (48) warga Karang Tengah Cianjur, Heri Suryana (49) warga Parakan Ciomas Kabupaten Bogor, dan Rahmat (49) warga Cibaregbeg Cianjur.

Satu pelaku lainnya yang berperan sebagai perantara berhasil kabur saat penggerebekan yang berlangsung di Puncak Resor Kecamatan Pacet, Cianjur, Rabu 19 September malam.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Ulung Sampurnajaya mengatakan, ketiga pelaku berhasil ditangkap setelah polisi mengendus adanya peredaran uang palsu.

Polisi kemudian melakukan penyamaran sebagai pembeli dan berkomunikasi via telpon dengan perantara. Saat itu, pelaku menawarkan pembelian 2:1 atau uang pecahan Rp 200 ribu palsu dibeli seharga Rp 100 ribu.

Salah satu pelaku sempat mentransfer sampel uang melalui rekening bank untuk meyakinkan konsumen bahwa uang palsu itu mirip dengan aslinya.

"Untuk meyakinkan calon pembeli, perantara memberi sampel uang untuk menunjukkan kalau uang palsu ini kualitasnya sangat bagus karena bisa lolos di bank," terang Ulung, Kamis (20/9/2018).

Kemudian kedua pihak bersepakat untuk melakukan transaksi di Pacet, Cianjur. Pada saat tiba di lokasi, polisi langsung menyergap mereka. Tiga pelaku ditangkap dan satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke arah Cianjur.

"Dari penyergapan itu kami menemukan 18 gepok uang palsu pecahan Rp 100 ribu dan 1 lembar mata uang dolar yang belum dipotong-potong," kata Ulung.

Dari ketiganya, petugas mengamankan barang bukti uang palsu (upal) sebanyak Rp1,8 miliar dengan pecahan Rp100 ribu sebanyak 1800 lembar, satu lembar mata uang dollar AS sebanyak 300 lembar atau sebesar Rp 4,5 juta, satu unit kendaraan Honda Mobilio.

Saat ini, ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan di kantor polisi guna pengembangan lebih lanjut.

"Kami masih menyelidiki kemana saja mereka pasarkan termasuk asal usul uang palsu tersebut," kata dia.

Mengenai uang tersebut diduga akan digunakan untuk money politik pada Pemilu nanti, Ulung mengatakan masih menyelidiki kemungkinan hal itu.

"Masih diselidiki. Namun dari keterangan para pelaku sudah beberapa kali mengedarkan uang itu," kata dia.


    Category : Nasional    
    Tags        : #nasional    
    Sumber  : Liputan6.com


    2 Komentar :

    minecraft
    05 Oktober 2018 - 09:07:49 WIB

    This design is spectacular! You certainly know how to keep
    a reader amused. Between your wit and your videos, I was almost moved to
    start my own blog (well, almost...HaHa!) Excellent job.
    I really enjoyed what you had to say, and more than that, how you presented it.

    Too cool!
    minecraft
    06 Oktober 2018 - 19:23:23 WIB

    Have you ever considered writing an ebook or guest authoring on other sites?
    I have a blog based on the same information you discuss and would
    love to have you share some stories/information. I know my subscribers would value your work.

    If you're even remotely interested, feel free to shoot me an e mail.
    << First | < Prev | 1 | Next > | Last >>

    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     








      Terkini  



      Most Popular  



      Teknologi  




    Satelit Merah Putih Resmi Mengorbit

      Ekonomi Bisnis  




    BEI perbarui sistem perdagangan dengan JATS NextG