Minggu, 17 Agustus 2014 - 17:44:18

Insiden Pengibaran Bendera "Setengah Tiang" di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo

    Depi Putra Yanto Hits : 49886    



Gorontalo, RIAUAKSI.com -Insiden pengibaran bendera "setengah tiang" mewarnai upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-69 di rumah jabatan Gubernur Gorontalo, Minggu (17/8). Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan tak ada yang patut disalahkan.

"Ini faktor teknis dan alam saja, saya yakin tidak ada yang menginginkan insiden seperti ini terjadi. Saya juga percaya semua sudah melakukan yang terbaik," ungkapnya, Minggu (17/8) dikutip dari Merdeka

Insiden tersebut membuat anggota Paskibra nampak tak mampu menyembunyikan kesedihan mereka. Usai melaksanakan tugas, tangis di antara mereka pun pecah.

Mereka mengaku terpukul atas kejadian ini. "Kami sedih. Kami merasa sudah melakukan yang terbaik. Kami berlatih tiap hari agar upacara ini sukses, tapi apa mau dikata kalau kejadiannya begini," ucap salah satu anggota Paskibra.

Insiden itu terjadi ketika Pasikbra yang tengah menaikkan bendera tak mampu mengerek hingga ke puncak. Penyebabnya diduga adalah tali bendera tersangkut di katrol. Meski sudah berupaya menurunkan kembali bendera, melipatnya dan mengibarkan untuk kedua kalinya namun upaya tersebut gagal.

Upacara tersebut dipimpin oleh Gubernur Gorontalo dan pembaca teks Proklamasi adalah Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Rustam Akili.

Sedangkan pembentang bendera adalah Prayoga Setya dari SMA I Tolangohula, pengerek bendera Sigit Prananta dari SMA Negeri I Gorontalo dan pembawa baki bendera Priscilia Laura Anastasya Pala yang merupakan siswi SMA Negeri III Gorontalo.


    Category : Nasional    
    Tags        :    
    Sumber  :


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Harbolnas, e-Commerce Pasang Target Transaksi Berkali Lipat

  Ekonomi Bisnis  




Kemenkeu Evaluasi Rencana Pemberian Rp 1,4 Miliar per Desa