Minggu, 08 Mei 2016 - 10:53:59

Harga Komoditas Mulai Naik, Perkebunan Rakyat Riau Membaik

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 3935    



Pekanbaru,Riauaksi.Com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat nilai tukar subsektor perkebunan rakyat (NTPR) Riau pada April 2016 naik 3,59 persen.
         
"Kenaikan ini disebabkan oleh indeks harga yang diterima petani yang mengalami kenaikan sebesar 2,88 persen, sementara indeks harga yang dibayar petani mengalami penurunan sebesar 0,68 persen," kata Kepala BPS Provinsi Riau Mawardi Arsad dalam keterangannya di Pekanbaru.
         
Menurut Mawardi Arsad,  NTPR dirujuk berdasarkan perbandingan antara indeks harga yang diterima petani (It) dengan indeks harga yang dibayar petani (Ib) dan dinyatakan dalam persentase dengan indikator subsektor perkebunan kopi, kelapa pantai dan sawit di sejumlah kawasan pesisir Riau. Seperti yang dilansir antarariau.com, Minggu (08/05).
         
Ia menyebutkan, untuk daya beli petani di sektor perkebunan sawit diteliti pada 10 kabupaten antara lain di Kabupaten Inderagiri Hilir dan Tembilahan, sektor perkebunan karet di Kabupaten Kampar. Petani di Tembilahan juga bekerja di sektor perkebunan kelapa.
         
"Saat ini tercatat sebesar 50-54 persen petani Riau bekerja di  sektor perkebunan kopi, kelapa, sawit dan cokelat," katanya.
         
Ia menjelaskan, kenaikan indeks harga yang diterima petani disebabkan oleh naiknya indeks harga kelompok tanaman perkebunan rakyat sebesar 2,88 persen khususnya kelapa sawit, karet dan kopi.
         
Sementara itu, turunnya indeks harga yang dibayar petani disebabkan oleh turunnya indeks konsumsi rumah tangga sebesar 0,67 persen khususnya bensin, cabai merah, cabai rawit, dan beras.
         
Namun untuk indeks Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) tercatat sebesar 0,73 persen khususnya bensin, solar, NP, NPK, dan ongkos angkut.

(Magang/jeni)


    Category : Riau    
    Tags        : google,pekanbaru    
    Sumber  :


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Benarkah iPhone SE 2 akan Rilis?

  Ekonomi Bisnis  




Kemenkeu Jualan Sukuk Ritel SR 010, Imbal Hasil 5,9 Persen