Senin, 06 Maret 2017 - 15:59:16

Nasib Taksi Online Akan Ditentukan dalam 120 Hari

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 4186    

okezone.com


JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan melakukan revisi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek. Dalam revisi aturan ini, nantinya akan terdapat kejelasan mengenai status transportasi berbasis aplikasi, khususnya pada kendaraan roda empat.

Menteri Perhubungan Budi Karya menuturkan, dalam revisi aturan ini, terdapat beberapa hal yang diatur. Salah satunya adalah mengenai tarif batas atas dan tarif batas bawah. Transportasi berbasis aplikasi nantinya juga memiliki kewajiban untuk membayar pajak seperti kendaraan umum lainnya.

"Kita satu sisi kita akan izinkan kendaraan yang 1.000 cc itu, tapi aturan yang kita tetapkan ikuti dong, kita ada 3 kemarin itu soal SIM , STNK, dan KIR. Kita juga atur juga ada batas atas batas bawah, dan kewajiban perusahaan harus bayar pajak. Itu kan kalau yang 1000 cc itu kan signifikan banget, itu bisa murah sekali. Jadi take and give lah," tuturnya di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (6/3/2017).

Budi Karya melanjutkan, revisi aturan ini ditargetkan akan rampung dalam satu hingga dua bulan yang akan datang. Adapun batasan tarif atas dan tarif bawah nantinya akan ditetapkan melalui survei. "(Revisi akan selesai) dalam satu, dua bulan ini," jelasnya.

Pemerintah pun akan melakukan sosialisasi pada revisi aturan ini. Nantinya, transportasi berbasis aplikasi dipastikan akan memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan transportasi konvensional lainnya. "Sekarang lagi sosialisasi di Ujung Pandang dan Medan," tukasnya. (A.M)


    Category : Ekonomi Bisnis    
    Tags        : #Ekonomi Bisnis    
    Sumber  : okezone.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Perkuat Gopay, Gojek Caplok Kartuku, Midtrans dan Mapan

  Ekonomi Bisnis  




Rupiah Keok di Hadapan Yen dan Euro di November