Senin, 06 Maret 2017 - 16:14:36

Ingin IPO, UMKM Bingung dengan Syarat Aset

    by : Gamanuel Yoga Elvradika Lien    
     
    Hits : 66    


YOGYAKARTA – Dorongan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) agar pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) go public dalam mendanai ekspansi bisnisnya, direspons positif para pelaku UKM. Bahkan rencana BEI membuat inkubator UKM sebelum melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) mendapatkan antusiasme yang cukup besar.

Melihat keseriusan tersebut, Ketua Komunitas Usaha Mikro Kecil Menegah (KUMKM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Prasetyo Atmosutedjo mengatakan, pihaknya berharap BEI bisa memberikan edukasi serta informasi yang jelas mengenai peluang IPO bagi pengusaha sektor UMKM. ”Jika memang kami diberi kesempatan menawarkan saham di pasar modal, sampai sekarang konsep detailnya kami belum tahu," ujarnya di Yogyakarta.

Prasetyo berharap apabila kalangan UMKM bisa dilibatkan di pasar modal, peluang pelaku usaha sektor kecil untuk mendapatkan modal dari investor semakin besar. Hal itu, mengingat akses permodalan di sektor perbankan hingga kini masih cukup sulit didapatkan.”Jika akses permodalan menjadi lebih mudah, maka sangat kami harapkan," kata dia.

Meski demikian, dirinya masih meragukan peluang IPO yang akan ditawarkan oleh BEI itu. Selain dari faktor rendahnya pemahaman UMKM mengenai pasar modal, Prasetyo juga pesimistis para investor mau menanamkan modalnya pada UMKM dengan omzet dan aset yang tidak terlalu besar.

Oleh sebab itu, Prasetyo berharap persyaratan minimal aset modal bagi UKM bermain di pasar modal tidak terlalu tinggi. Alasannya, sekitar 80% pelaku usaha di DIY masih berada di sektor mikro, di sektor usaha kecil 15%, dan menengah hanya 5%.

Sebelumnya, Kepala Kantor Perwakilan BEI DIY, Irfan Noor Riza mengatakan, hingga saat ini BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih menyusun regulasi yang mempermudah persyaratan sektor usaha kecil untuk "go public". Namun demikian, pihaknya telah menyiapkan program inkubator bagi usaha kecil menengah di daerah itu yang betul-betul berminat mencatatkan sahamnya di bursa efek. (A.M)


    Category : Ekonomi Bisnis    


    Tags : #Ekonomi Bisnis    


    Sumber : okezone.com



Akses Riauaksi.com Via Mobile m.riauaksi.com


1 Komentar :

prestamos con asnef
24 Maret 2017 - 09:43:27 WIB

prestamos con asnef
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 


  Terkini  



  Most Popular  



  Pilihan  


  Teknologi  


Cover Smartphone Ini Dibuat dari Material Mobil Mercedes Benz
STUTTGART - Produsen mobil premium Mercedes Benz merambah ke dunia smartphone. Namun perusahaan berlogo three point star itu bukan memproduksi

  Olahraga  


Fabiano Dukung Reformasi di Manajemen Persija
CILACAP -&nbsp;Bek&nbsp;Madura United&nbsp;Fabiano Beltrame&nbsp;senang dengan reformasi di tubuh manajemen mantan

  Ekonomi Bisnis  


Ini yang Bikin Penjualan Wholesales Mobil Daihatsu Indonesia Naik
JAKARTA - Merujuk pada data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales (pabrik ke diler) Daihatsu periode

  English Version  


"Tree Man" cured of rare disease that gave him branchlike hands and feet
AFTER enduring 16 gruelling surgeries spanning a year, Bangladesh&rsquo;s &ldquo;Tree Man&rdquo; has finally been cured. Adul

  Unik  


Kambing di Bogor Doyan Makan Uang dan Rendang
BOGOR - Kambing merupakan makhluk herbivora alias hewan pemakan tumbuhan. Namun, kambing betina milik Tati (49) ini berbeda dari kambing lainnya,