Senin, 06 Maret 2017 - 16:14:36

Ingin IPO, UMKM Bingung dengan Syarat Aset

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 5629    

okezone.com


YOGYAKARTA – Dorongan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) agar pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) go public dalam mendanai ekspansi bisnisnya, direspons positif para pelaku UKM. Bahkan rencana BEI membuat inkubator UKM sebelum melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) mendapatkan antusiasme yang cukup besar.

Melihat keseriusan tersebut, Ketua Komunitas Usaha Mikro Kecil Menegah (KUMKM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Prasetyo Atmosutedjo mengatakan, pihaknya berharap BEI bisa memberikan edukasi serta informasi yang jelas mengenai peluang IPO bagi pengusaha sektor UMKM. ”Jika memang kami diberi kesempatan menawarkan saham di pasar modal, sampai sekarang konsep detailnya kami belum tahu," ujarnya di Yogyakarta.

Prasetyo berharap apabila kalangan UMKM bisa dilibatkan di pasar modal, peluang pelaku usaha sektor kecil untuk mendapatkan modal dari investor semakin besar. Hal itu, mengingat akses permodalan di sektor perbankan hingga kini masih cukup sulit didapatkan.”Jika akses permodalan menjadi lebih mudah, maka sangat kami harapkan," kata dia.

Meski demikian, dirinya masih meragukan peluang IPO yang akan ditawarkan oleh BEI itu. Selain dari faktor rendahnya pemahaman UMKM mengenai pasar modal, Prasetyo juga pesimistis para investor mau menanamkan modalnya pada UMKM dengan omzet dan aset yang tidak terlalu besar.

Oleh sebab itu, Prasetyo berharap persyaratan minimal aset modal bagi UKM bermain di pasar modal tidak terlalu tinggi. Alasannya, sekitar 80% pelaku usaha di DIY masih berada di sektor mikro, di sektor usaha kecil 15%, dan menengah hanya 5%.

Sebelumnya, Kepala Kantor Perwakilan BEI DIY, Irfan Noor Riza mengatakan, hingga saat ini BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih menyusun regulasi yang mempermudah persyaratan sektor usaha kecil untuk "go public". Namun demikian, pihaknya telah menyiapkan program inkubator bagi usaha kecil menengah di daerah itu yang betul-betul berminat mencatatkan sahamnya di bursa efek. (A.M)


    Category : Ekonomi Bisnis    
    Tags        : #Ekonomi Bisnis    
    Sumber  : okezone.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Ini Aplikasi Favorit Pekerja Milenial Saat Ini

  Ekonomi Bisnis  




Bayar Iuran BPJS Bisa Autodebet dari Tabungan BNI