Selasa, 07 Maret 2017 - 17:11:26

Investor Bakal Disajikan Produk Investasi Baru di RI

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 1523    

okezone.com


JAKARTA - Dalam waktu dekat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menerbitkan beberapa peraturan baru terkait produk-produk pengelolaan investasi seperti reksa dana target waktu dan dana investasi multiasset.

Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK Muliaman Hadad mengatakan, dua produk baru tersebut akan diterbitkan sebagai bentuk pemenuhan aspirasi industri pengelolaan investasi Indonesia yang membutuhkan produk one-stop solution.

"Pertama produk investasi yang terencana dengan alokasi aset yang semakin konservatif seiring dengan usia (reksa dana target waktu), dan produk investasi bagi investor besar dan sophisticated yang melampaui kapasitas reksa dana konvensional (dana investasi multi-asset)," ungkapnya di Hotel Westin, Jakarta, Selasa (7/3/2017).

Sedangkan untuk memperkuat sisi suplai di pasar modal, OJK menyiapkan beberapa ketersediaan ragam produk yang dapat menjadi pilihan investor, seperti Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT), Kontrak Pengelolaan Dana (KPD), dan Dana Investasi Real Estate (DIRE), juga Efek Beragun Aset Surat Partisipasi (EBA-SP) untuk mendukung pembiayaan sekunder perumahan.

Ia mengatakan, pihaknya juga sedang merevisi ketentuan tentang Kontrak Pengelolaan Dana (KPD), yang mengubah nilai minimum investasi setiap investor dari Rp10 miliar menjadi Rp5 miliar, untuk memberikan kesempatan kepada lebih banyak lagi investor menyusun portofolio secara profesional namun tetap sesuai kebutuhan masing-masing.

"Relaksasi ketentuan ini dikeluarkan agar kemudahan berinvestasi pada produk KPD dapat dinikmati tidak hanya oleh investor yang melaksanakan program pengampunan pajak, tetapi juga oleh seluruh investor pasar modal," jelasnya.

Selain itu, untuk mengakomodasi pembiayaan pembangunan infrastruktur, saat ini OJK juga sedang merumuskan peraturan mengenai Dana Investasi Infrastruktur, yang nantinya dapat menyalurkan dana investasi kepada proyek-proyek pengembangan infrastruktur publik, baik yang masih berstatus greenfield (praproduksi) maupun yang sudah berjalan. (A.M)


    Category : Ekonomi Bisnis    
    Tags        : #Ekonomi Bisnis    
    Sumber  : okezone.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 




  Terupdate  






  Most Populer