Selasa, 07 Maret 2017 - 17:11:26

Investor Bakal Disajikan Produk Investasi Baru di RI

    by : Gamanuel Yoga Elvradika Lien    
     
    Hits : 78    


JAKARTA - Dalam waktu dekat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menerbitkan beberapa peraturan baru terkait produk-produk pengelolaan investasi seperti reksa dana target waktu dan dana investasi multiasset.

Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK Muliaman Hadad mengatakan, dua produk baru tersebut akan diterbitkan sebagai bentuk pemenuhan aspirasi industri pengelolaan investasi Indonesia yang membutuhkan produk one-stop solution.

"Pertama produk investasi yang terencana dengan alokasi aset yang semakin konservatif seiring dengan usia (reksa dana target waktu), dan produk investasi bagi investor besar dan sophisticated yang melampaui kapasitas reksa dana konvensional (dana investasi multi-asset)," ungkapnya di Hotel Westin, Jakarta, Selasa (7/3/2017).

Sedangkan untuk memperkuat sisi suplai di pasar modal, OJK menyiapkan beberapa ketersediaan ragam produk yang dapat menjadi pilihan investor, seperti Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT), Kontrak Pengelolaan Dana (KPD), dan Dana Investasi Real Estate (DIRE), juga Efek Beragun Aset Surat Partisipasi (EBA-SP) untuk mendukung pembiayaan sekunder perumahan.

Ia mengatakan, pihaknya juga sedang merevisi ketentuan tentang Kontrak Pengelolaan Dana (KPD), yang mengubah nilai minimum investasi setiap investor dari Rp10 miliar menjadi Rp5 miliar, untuk memberikan kesempatan kepada lebih banyak lagi investor menyusun portofolio secara profesional namun tetap sesuai kebutuhan masing-masing.

"Relaksasi ketentuan ini dikeluarkan agar kemudahan berinvestasi pada produk KPD dapat dinikmati tidak hanya oleh investor yang melaksanakan program pengampunan pajak, tetapi juga oleh seluruh investor pasar modal," jelasnya.

Selain itu, untuk mengakomodasi pembiayaan pembangunan infrastruktur, saat ini OJK juga sedang merumuskan peraturan mengenai Dana Investasi Infrastruktur, yang nantinya dapat menyalurkan dana investasi kepada proyek-proyek pengembangan infrastruktur publik, baik yang masih berstatus greenfield (praproduksi) maupun yang sudah berjalan. (A.M)


    Category : Ekonomi Bisnis    


    Tags : #Ekonomi Bisnis    


    Sumber : okezone.com



Akses Riauaksi.com Via Mobile m.riauaksi.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 


  Terkini  



  Most Popular  



  Pilihan  


  Teknologi  


HP Inc Hadirkan Seri Spectre X360 Gabungan Seni dan Teknologi
JAKARTA - HP Inc resmi meluncurkan produk inovasi terbaru HP Spectre x360 HP yang menggabungkan seni dan teknologi. Produk baru ini menurut Hendry

  Olahraga  


Persib Bandung Kontrak Carlton Cole Setahun
BANDUNG - Carlton Coleresmi berkostum Persib setelah dikenalkan ke awak media di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Kamis

  Ekonomi Bisnis  


Memiliki Potensi, Banyak Ilmuwan Asing Lakukan Penelitian di Indonesia
JAKARTA - Produktivitas peneliti Indonesia perlu terus ditingkatkan. Tak cukup sampai di situ, hasil riset harus disertai dengan publikasi di jurnal

  English Version  


"Tree Man" cured of rare disease that gave him branchlike hands and feet
AFTER enduring 16 gruelling surgeries spanning a year, Bangladesh’s “Tree Man” has finally been cured. Adul

  Unik  


Kambing di Bogor Doyan Makan Uang dan Rendang
BOGOR - Kambing merupakan makhluk herbivora alias hewan pemakan tumbuhan. Namun, kambing betina milik Tati (49) ini berbeda dari kambing lainnya,