Rabu, 08 Maret 2017 - 15:09:02

Ekspor Indonesia ke Sri Lanka Tak Kena Tarif Tahun Ini

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 157    

okezone.com


JAKARTA - Indonesia dan Sri Lanka selama ini telah menjalin kerjasama perdagangan yang cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari besarnya surplus neraca perdagangan Indonesia dengan Sri Lanka.

"Kita surplus juga jauh, USD 200 jutaan. kecil sekali perdagangannya. Mereka USD30 juta," tutur Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/3/2017).

Selama ini, Indonesia banyak melakukan ekspor ke Sri Lanka seperti tembakau untuk rokok. Hanya saja, terdapat hambatan perdagangan kedua negara. Salah satunya adalah karena tingginya tarif bea masuk yang diterapkan oleh Sri Lanka.

"Mobil kita juga, kita justru bisa. Tapi hambatan tarif cukup besar. Pada dasarnya negara-negara seperti Presiden sampaikan, membuka pasar baru," jelasnya.

Tingginya tarif untuk produk ekspor Indonesia di Sri Lanka salah satunya disebabkan karena tidak adanya perjanjian kerjasama antara kedua negara. Untuk itu, melalui kerjasama ini disepakati penghapusan tarif pada ekspor dan impor kedua negara.

"Bukan hambatan tarif, tapi tarif mereka tinggi karena belum ada perjanjian. Semua tinggi, karena kita belum ada perjanjian itu, makanya kita mau bikin preferential trade agreement (PTA) dulu," ungkapnya.

Namun, belum diketahui kapan perjanjian ini akan dilaksanakan. Ditargetkan, kesepakatan ini akan diimplementasikan jelang akhir tahun 2017 mendatang.

"Iya, kita sepakati. Kita kan mesti bikin dulu. Ya, target tahun ini," pungkasnya. (A.M)


    Category : Ekonomi Bisnis    
    Tags        : #Ekonomi Bisnis    
    Sumber  : okezone.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 




  Terupdate  






  Most Populer