Jumat, 10 Maret 2017 - 14:40:54

Bangun Rumah Murah, Ini Alasan Pengembang Daerah Pilih Lahan Sendiri

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 5447    

okezone.com


KUPANG - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Andre Koreh mengatakan, pemerintah daerah maupun pusat telah banyak membangun perumahan di provinsi berbasis kepulauan itu.

"Perumahan yang dibangun pemerintah daerah tidak terlalu banyak, tetapi rumah-rumah yang dibangun pemerintah pusat sudah cukup banyak, dan tersebar di hampir semua daerah di NTT," kata Andre Koreh kepada Antara di Kupang, Jumat (10/3/2017).

Dia mengemukakan, hal itu berkaitan dengan progres program pembangunan sejuta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah di provinsi berbasis kepulauan itu.

"Kalau soal progresnya, masih dalam penghitungan. Saat ini tim sedang berada di lapangan," ucapnya, menambahkan.

Mengenai dukungan pemerintah daerah, dia mengatakan pembangunan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) diserahkan sepenuhnya pada pengembang.

Pemerintah hanya memberikan batasan dalam hal patokan uang muka sebesar 1%, agar tidak memberatkan masyarakat yang ingin memiliki rumah, ujarnya.

"Pemerintah tidak mungkin menghalangi pengembang. Pemerintah hanya memberikan batasan dalam hal patokan uang muka. Untuk pembebasan lahan, pemerintah tidak ingin mengurus sejauh itu," imbuhnya.

Lebih nyaman Ketua Badan Pertimbangan Organisasi Real Estate Indonesia (REI) Nusa Tenggara Timur Boby Lyanto dalam keterangan terpisah mengatakan, para pengembang di daerah itu lebih memilih untuk menyiapkan lahan sendiri untuk membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Pilihan ini dinilai lebih nyaman daripada disiapkan oleh pemerintah, yang sewaktu-waktu bisa menimbulkan masalah hukum, kata Boby Liyanto.

"Pengembang memang lebih setuju kalau lahan untuk pembangunan MBR ini dari pemerintah karena harga rumah bisa jauh lebih murah dan dapat dijangkau oleh masyarakat maupun PNS, tetapi lahan yang disiapkan pemerintah justru selalu bermasalah," tukasnya.

Berdasarkan pengalaman, kata dia, lahan yang disiapkan pemerintah justru menimbulkan masalah hukum bagi pimpinan daerah.

"Sebagai pengusaha, kita tentu ingin mencari cara yang lebih nyaman. Dari pada ada masalah di kemudian hari," tambahnya. (A.M)


    Category : Ekonomi Bisnis    
    Tags        : #Ekonomi Bisnis    
    Sumber  : okezone.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Dongkrak Industri Dalam Negeri, GAIKINDO Sambut Positif Program Mobil Listrik

  Ekonomi Bisnis  




Sejak Diluncurkan, Pesanan Mitsubishi Xpander sudah Capai 27 Ribu Unit