Jumat, 10 Maret 2017 - 15:23:08

Pasar Modal Sumbang Pajak Rp110 T!

    by : Gamanuel Yoga Elvradika Lien    
     
    Hits : 80    


BALI - Penerimaan pajak dari pasar modal mencapai Rp110 triliun pada 2016. Terbesar disumbang dari emiten saham yang mencapai Rp89,7 triliun.

“Dari total pajak negara sebesar Rp1.100 triliun di 2016, sebesar Rp110 triliun disumbang dari pasar modal,”kata kata Direktur Utama BEI Tito Sulistio dalam Underwritting Network 2017 di Bali, Jumat (10/3/2017).

Selain dari pajak emiten saham, dividen saham berkontribusi sebesar Rp12,99 triliun. Lalu ada dari pajak kupon obligasi sebesar Rp4,43 triliun.

Selanjutnya ada pajak dari transaksi saham yang mencapai Rp1,84 triliun. Pajak anggota bursa tercatat Rp640 miliar.

Lalu, dari sumbangan pajak dari aktivitas penawaran perdana mencapai Rp10 miliar. (A.M)


    Category : Ekonomi Bisnis    


    Tags : #Ekonomi Bisnis    


    Sumber : okezone.com



Akses Riauaksi.com Via Mobile m.riauaksi.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 


  Terkini  



  Most Popular  



  Pilihan  


  Teknologi  


Honda Civic Hatchback Tebar Pesona
BANGKOK - Honda meluncurkan Civic hatchback di ajang Bangkok International Motor Show (BIMS) pada Selasa 28 Maret 2017. Mobil ini merupakan salah

  Olahraga  


Paolo Maldini Tak Berminat Jadi Pelatih
MILAN - Legenda AC Milan, Paolo Maldinitidak tertarik menjadi pelatih sepakbola, meski ia memiliki kesempatan tersebut. Maldini melihat pada

  Ekonomi Bisnis  


Memiliki Potensi, Banyak Ilmuwan Asing Lakukan Penelitian di Indonesia
JAKARTA - Produktivitas peneliti Indonesia perlu terus ditingkatkan. Tak cukup sampai di situ, hasil riset harus disertai dengan publikasi di jurnal

  English Version  


"Tree Man" cured of rare disease that gave him branchlike hands and feet
AFTER enduring 16 gruelling surgeries spanning a year, Bangladesh’s “Tree Man” has finally been cured. Adul

  Unik  


Kambing di Bogor Doyan Makan Uang dan Rendang
BOGOR - Kambing merupakan makhluk herbivora alias hewan pemakan tumbuhan. Namun, kambing betina milik Tati (49) ini berbeda dari kambing lainnya,