Senin, 13 Maret 2017 - 14:15:17

CIA Waswas dengan Mobil Berteknologi Canggih, Kenapa?

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 2617    

okezone.com


WASHINGTON - Dokumen WikiLeaks mengungkap bahwa dinas intelijen Amerika Serikat, Central Intelligence Agency (CIA), mempertimbangkan melakukan misi untuk melawan teknologi konektivitas kendaraan.

Pasalnya, penggunaan teknologi informasi yang semakin canggih pada kendaraan dapat mengancam keamanan negara.

Teknologi konektivitas pada kendaraan rentan diretas. Dengan begitu kendaraan berteknologi konektivitas bisa dijadikan alat kejahatan atau orang yang menggunakannya bisa menjadi sasaran.

Apalagi, mobil-mobil canggih tersebut juga mengaplikasikan teknologi otonom yang tidak dilengkapi setir serta pedal gas dan rem. Penumpang benar-benar memercayakan sepenuhnya pada sistem atau komputer mengenai rute yang akan dilewati.

"Ada banyak produsen kendaraan mencoba mendesain mobil otonom. Mobil itu akan lebih menarik bagi para peretas," kata konsultan automotif dari Strategy Analytics, Roger Lanctot, seperti dikutip dari Reuters, Senin (13/3/2017).

Kalangan industri automotif sebenarnya sudah mendapat sentilan terkait teknologi konektivitas.

Para 2015 para peneliti menguji coba meretas Jeep Cherokee di mana mesin kendaraan dapat dimatikan dari jarak jauh. Temuan ini memaksa Fiat Chrysler Automobiles (FCA) selaku induk dari merek Jeep untuk me-recall 1,4 juta mobil di berbagai negara.

Lalu, pada September 2016, para peneliti di China meretas mobil listrik Tesla Model S. Mobil dapat direm dari jarak jauh. Namun Tesla tak merespons soal temuan ini.

Survei yang dilakukan Insitut Penelitian Transportasi di Universitas Michigan pada Januari 2017 mengungkap sebanyak 33 persen responden menyatakan mereka sangat memberikan perhatian tinggi terkait potensi peretasan pada mobil otonom. (A.M)


    Category : Berita Pilihan    
    Tags        : #internasional    
    Sumber  : okezone.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Dongkrak Industri Dalam Negeri, GAIKINDO Sambut Positif Program Mobil Listrik

  Ekonomi Bisnis  




Pelaku Usaha Cari Stok ke Malaysia, Harga TBS Riau Turun Pekan Ini