Senin, 20 Maret 2017 - 13:28:49

Polisi Pastikan Kasus Hilangnya Dua Bocah SD Bukan karena Penculikan

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 1073    

Tribunnews.com


SEMARANG - Kapolsek Tembalang, Kompol Subagyo menyatakan kasus hilangnya dua bocah SD asal Dukuh Krasak, Rowosari, belum lama ini, bukan penculikan.

"Dua anak itu main dengan tetangga, bawa motor tidak pamit," tuturnya, Senin (20/3/2017) siang.

Subagyo pun berujar pihaknya masih mendalami kasus itu. Tentunya melalui penyidikan tim unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Semarang.

Pendalaman kasus itu dimaksudkan untuk mengungkap potensi kasus lain. Sebagai contoh eksploitasi anak.

"Kami sudah memeriksa AY (22), perempuan yang bersama dua bocah SD itu selama proses pencarian, Sabtu hingga Minggu (18-19/3/2017)," imbuh Subagyo.

Hasil pemeriksaan nantinya akan diketahui kejadian tersebut masuk ranah pidana atau tidak.

Diberikatan, dua bocah warga Dukuh Krasak, Rowosari, sempat meninggalkan rumah tanpa pamit, Sabtu (18/3/2017). Kepergian mereka sempat menghebohkan warga kampung, khususnya sang ayah, Bahrodin (43).

Dua bocah itu adalah Chalysta Ayu Anggraeni (7) kelas satu SD dan Triana Dinda Mahera (12) siswi kelas empat SD.

Awalnya, Bahrodin mengira dua putrinya diculik anak angkat tetangga.

"Info yang saya dapat, dua anak saya pergi dengan Ayu (22), anak angkat tetangga. Mereka naik motor saya, Supra 125. Pergi hari Sabtu (18/3/2017). Mereka tak pamit," bebernya.

Bahrodin pun sempat menghubungi Ayu. Tetapi tak ada respon. Ia pun berupaya mencari tahu identitas Ayu ke tetangga, selaku orangtua angkat.

Informasi yang didapat, Ayu tinggal di kost area Tlogosari. Bahrodin pun dibantu para warga Krasak mencari tahu keberadaan Chalysta dan Triana. Pencarian itu tak membuahkan hasil.

"Sabtu malam itu kepala saya cenat-cenut mikir Chalysta dan Triana. Mereka sudah makan atau belum, bagaimana kondisinya," katanya.

Sabtu pun berlalu. Minggu pagi belum jua ada kabar mengenai dua anak itu. Bahrodin pun disarankan ketua RW 3, Muhibin, agar melaporkan kejadian ini ke Polsek Tembalang.

Saran itu dilakukan Bahrodin. Ia mendatangi Polsek Tembalang bersama Muhibin sekitar pukul 20.00 WIB. Merela sepakat membuat laporan tentang anak hilang.

"Sekitar pukul 20.30 WIB, saya pulang ke rumah. Banyak tetangga datang ke rumah saya. Kami berdoa supaya Chalysta dan Triana segera kembali," ujar Bahrodin.

Doa Bahrodin pun dikabulkan. Pukul 22.00 WIB, dua puterinya kembali ke rumah, mengendarai sepeda motor Honda Supra 125. Para warga spontan mengharu biru, khususnya Bahrodin.

Berdasar keterangan Chalysta, Bahrodin mengungkapkan dua puterinya diajak Ayu ke rumah sang pacar, kawasan Pucanggading, hari Sabtu.

"Tetapi Ayu tak ketemu pacarnya. Lalu mengajak anak-anak saya pindah nongkrong di lapangan Simpang Lima, sampai subuh. Mereka lalu kembali ke kost Ayu," terang Bahrodin.

Minggu pagi, Chalysta dan Triana ditinggal Ayu di kost. Sedangkan Ayu pergi beberapa kali dengan sang pacar, mengendarai sepeda motor Bahrodin.

Jelang dini hari, dua bocah SD itu merengek minta pulang ke rumah. Permintaan itu pun dituruti Ayu. Chalysta dan Triana pun mengendarai sepeda motor Bahrodin, sedangkan Ayu berboncengan dengan sang pacar.

Dua bocah SD itu diantar hingga kawasan Perumahan Klipang, Tembalang. Lalu Chalysta dan Triana pulang ke rumah.

"Padahal jarak Klipang dengan dukuh kami ini sekitar tiga kilometer. Bayangkan, anak masih SD dibiarkan naik motor malam-malam sampai rumah," tutur Bahrodin mengakhiri cerita dua putrinya yang sempat hilang itu.

Bahrodin berujar keluarganya akan memaafkan Ayu, asal bersedia meminta maaf secara tulus. Namun, kasus itu sudah diserahkan ke pihal Polsek Tembalang dan akan diselesaikan secara hukum. (AR)


    Category : Nasional    
    Tags        : #nasional    
    Sumber  : Tribunnews.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Resmi Dijual di Indonesia, Ini Harga Xiaomi Redmi Note 4

  Ekonomi Bisnis  




Komisi IV DPRD Kampar Kunjungan Kerja Ke Diskominfotik Riau