Senin, 20 Maret 2017 - 14:06:02

Diancam Pemakzulan, Presiden Duterte Tidak Takut

    by : Gamanuel Yoga Elvradika Lien    
     
    Hits : 20    


MANILA - Diancam pemakzulan, Presiden Filipina Rodrigo Dutertemengaku tak takut.

Duterte tengah diancam tuntutan dari Mahkamah Internasional (ICC) atas kebijakannya dalam memberantas peredaran narkoba di Filipina.

Ancaman tersebut bahkan dapat menggulingkannya dari kursi pemerintahan.

Namun, Duterte mengaku tak sedikit pun takut dan terintimidasi akan ancaman tersebut, mengingat dirinya memang berniat memberantas narkoba.

"Saya tidak akan terintimidasi oleh ICC dan upaya pemakzulan," ucap Duterte, Minggu (19/3/2017), sebelum terbang ke Myanmar.

"Tak peduli jika ini semua harus dibayar dengan nyawa, harga diri, dan jabatan saya. Saya tak peduli, yang penting saya tetap memegang janji saya," katanya lagi.

Soal kritik yang terus mengalir atas upayanya memberantas narkoba, Duterte mengatakan sebenarnya upayanya itu dibekingi urgensi untuk mewujudkan janji-janji kampanyenya.

Janji-janji tersebut termasuk melawan korupsi, narkoba, dan kriminalitas.

"Sebenarnya simpel saja, buang narkoba itu jika Anda ingin tetap hidup. Berhenti menyelundupkan sesuatu secara ilegal jika Anda tak ingin berurusan dengan pemerintah," tutur Duterte.

Duterte juga berpendapat kebijakannya memberantas pengedaran narkoba sudah sesuai hukum.

"Jika Anda seorang penjahat dan tertangkap, jangan lawan para polisi itu. Sebab, saya sudah memerintahkan mereka untuk menembak Anda jika Anda membahayakan mereka," ujar Duterte.

Atas kebijakan "tembak mati" penjahat narkoba yang diberlakukan Duterte di penjuru Filipina, ribuan orang tewas dalam operasi anti-narkobanya.

Duterte memang terus mengampanyekan upaya pemberantasan narkoba di Filipina, bahkan sampai meminta warga sipil ikut membantu untuk "menghabisi" penjahat narkoba di sekitar mereka.

Kebijakan itu kerap mendapat kritik dari organisasi dan kelompok aktivis HAM.

Namun, Duterte tetap berpendapat bahwa apa yang dilakukannya sudah tepat karena menurutnya narkoba lebih merusak generasi bangsa. (AR)


    Category : Internasional    


    Tags : #nasional    


    Sumber : Tribunnews.com



Akses Riauaksi.com Via Mobile m.riauaksi.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 


  Terkini  



  Most Popular  



  Pilihan  


  Teknologi  


Honda Civic Hatchback Tebar Pesona
BANGKOK - Honda meluncurkan Civic hatchback di ajang Bangkok International Motor Show (BIMS) pada Selasa 28 Maret 2017. Mobil ini merupakan salah

  Olahraga  


Paolo Maldini Tak Berminat Jadi Pelatih
MILAN - Legenda AC Milan, Paolo Maldinitidak tertarik menjadi pelatih sepakbola, meski ia memiliki kesempatan tersebut. Maldini melihat pada

  Ekonomi Bisnis  


Memiliki Potensi, Banyak Ilmuwan Asing Lakukan Penelitian di Indonesia
JAKARTA - Produktivitas peneliti Indonesia perlu terus ditingkatkan. Tak cukup sampai di situ, hasil riset harus disertai dengan publikasi di jurnal

  English Version  


"Tree Man" cured of rare disease that gave him branchlike hands and feet
AFTER enduring 16 gruelling surgeries spanning a year, Bangladesh’s “Tree Man” has finally been cured. Adul

  Unik  


Kambing di Bogor Doyan Makan Uang dan Rendang
BOGOR - Kambing merupakan makhluk herbivora alias hewan pemakan tumbuhan. Namun, kambing betina milik Tati (49) ini berbeda dari kambing lainnya,