Senin, 20 Maret 2017 - 15:46:24

Audi Tegaskan Bakal Kembangkan Pesaing BMW i8

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 9947    

okezone.com


BERLIN - Audi berencana meluncurkan tiga mobil listrik pada 2020. Satu di antaranya diciptakan khusus untuk menjadi pesaing langsung sportcar hybrid BMW i8. Rupert Stadler, chief executive Audi, belum lama ini di Jenewa pernah mengatakan bahwa sportcar listrik akan meluncur setelah model SUV diluncurkan. Selain itu, di waktu yang bersamaan pihaknya juga akan meluncurkan Volkswagen ID.

Sebagaimana diberitakan Carscoops, Senin (20/3/2017), tidak ada sedikit pun rincian spesifikasi terkait sportcar listrik Audi. Kedatangannya akan menjadi alternatif pilihan bagi konsumen sekaligus menambah jajaran mobil listrik untuk keluarga Audi TT.

Saat ini, BMW berencana akan merombak serta memperbaiki secara besar-besaran baik tampang maupun fitur yang nantinya diterapkan ke generasi penerus. Termasuk menambah tenaga yang lebih kuat lagi dibanding generasi sebelumnya. Jika itu terjadi maka Audi harus siap menciptakan mobil sport listriknya itu lebih dari yang dibuat oleh BMW. Supaya seimbang dengan i8, diperkirakan Audi akan menyematkan mesin bertenaga 400 hp.

Berdasarkan rumor yang beredar, BMW i8 terbaru akan menggunakan mesin bensin 1,5 liter tiga silinder yang diklaim lebih bertenaga sekira 15 hp. Model i8 yang saat ini masih beredar di pasaran memiliki tenaga 362 hp.

Selain mesin, mobil Jerman ini juga mengandalkan listrik yang sudah diperbarui secara menyeluruh. Ada kemungkinan BMW akan memasangkan baterai dengan tambahan daya sebesar 10 kWh seperti yang ditemukan pada i8 Formula E safety car. Saat ini, i8 memiliki baterai ion-lithium 7,1 kwH yang memiliki jarak tempuh 37 kilometer. (A.M)


    Category : Teknologi    
    Tags        : #teknologi    
    Sumber  : okezone.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Perkuat Gopay, Gojek Caplok Kartuku, Midtrans dan Mapan

  Ekonomi Bisnis  




Rupiah Keok di Hadapan Yen dan Euro di November