Senin, 20 Maret 2017 - 16:03:10

Pemerintah Kaji Wacana Pembubaran Komisi Aparatur Sipil Negara

    by : Gamanuel Yoga Elvradika Lien    
     
    Hits : 27    


JAKARTA - ‎Pemerintah sedang mengkaji wacana penghapusan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sebagaimana diusul Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)‎. Parlemen sebelumnya meminta komisi itu dibubarkan saja karena dianggap tak optimal.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengatakan, pemerintah akan‎ terlebih dahulu mempertimbangkan usulan tersebut dengan memperhatikan dampak-dampak yang bisa ditimbulkan akibat penghapusan KASN.

"Kita (pemerintah) harus mengkaji dampak-dampaknya, makanya kita belum dijawab sama kita," kata Asman di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017).

Ia menuturkan, pemerintah akan menyerahkan hasil pembahasan tersebut kepada DPR pada 25 Maret 2017 atau dua bulan setelah rapat paripurna di DPR. "Pasti sebelum 25 Maret kita akan jawab," tutur dia.

Penghapusan KASN itu menjadi salah satu yang diminta DPR dalam revisi UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain mengusulkan penghapusan aturan itu, DPR juga meminta agar setiap perampingan atau pengurangan ASN terlebih dahulu harus mendapat persetujuan DPR.

Selanjutnya DPR juga meminta pemerintah melaporkan setiap pengisian jabatan pimpinan tinggi di ASN.‎ "Jadi kami sedang mencari solusinya sikap pemerintah terhadap perubahan UU ini. Dan saya ditugasi sebagai Menpan-RB untuk menyiapkan beberapa jabatan terhadap DIM (Daftar Inventarisasi Masalah) yang diusulkan DPR," jelas Asman.

Asman menambahkan, Kemenpan-RB nantinya juga akan meminta pertimbangan dari Kemenkumham sebelum memutuskan ‎sikap pemerintah dalam menentukan usulan dari DPR tersebut.

"Termasuk nanti KASN untuk menjawab apa isinya nanti di dalam menentukan sikap pemerintah," imbuhnya.

Sebelumnya, BADAN Legislasi (Baleg) perubahan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN telah melangkah. Wacana yang bergulir adalah membubarkan KASN lantaran dianggap fungsi pengawasan KASN tidak optimal dan tidak jauh berbeda dari Kemenpan-RB. Rencana pembubaran itu tertera dalam Pasal 27 sampai dengan Pasal 42 draf revisi UU ASN yang menghapus pengaturan perihal tugas, wewenang, dan kedudukan KASN.

Terhadap wacana pembubaran KASN setidaknya terdapat dua perbedaan pandangan, yakni dari kalangan DPR sebagai leading sector rencana pembubaran tersebut, dan dari pihak-pihak lain yang konsen terhadap pembenahan birokrasi pemerintahan. (A.M)


    Category : Nasional    


    Tags : #nasional    


    Sumber : okezone.com



Akses Riauaksi.com Via Mobile m.riauaksi.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 


  Terkini  



  Most Popular  



  Pilihan  


  Teknologi  


HP Inc Hadirkan Seri Spectre X360 Gabungan Seni dan Teknologi
JAKARTA - HP Inc resmi meluncurkan produk inovasi terbaru HP Spectre x360 HP yang menggabungkan seni dan teknologi. Produk baru ini menurut Hendry

  Olahraga  


Persib Bandung Kontrak Carlton Cole Setahun
BANDUNG - Carlton Coleresmi berkostum Persib setelah dikenalkan ke awak media di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Kamis

  Ekonomi Bisnis  


Memiliki Potensi, Banyak Ilmuwan Asing Lakukan Penelitian di Indonesia
JAKARTA - Produktivitas peneliti Indonesia perlu terus ditingkatkan. Tak cukup sampai di situ, hasil riset harus disertai dengan publikasi di jurnal

  English Version  


"Tree Man" cured of rare disease that gave him branchlike hands and feet
AFTER enduring 16 gruelling surgeries spanning a year, Bangladesh’s “Tree Man” has finally been cured. Adul

  Unik  


Kambing di Bogor Doyan Makan Uang dan Rendang
BOGOR - Kambing merupakan makhluk herbivora alias hewan pemakan tumbuhan. Namun, kambing betina milik Tati (49) ini berbeda dari kambing lainnya,