Senin, 20 Maret 2017 - 16:04:21

Demo Tolak Transportasi Online Bikin Warga Bogor Kerepotan

    by : Gamanuel Yoga Elvradika Lien    
     
    Hits : 27    


BOGOR - Kesulitan mendapatkan angkutan umum dirasakan warga Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat akibat demo yang dilakukan para sopir terkait penolakan kehadiran tansportasi online pada Senin (20/3/2017).

Gaisha (30) warga perumahan Ciomas, mengeluh sudah sejak pagi ia sulit mendapatkan angkot jurusan Ciomas-Merdeka, selain itu ia juga kesulitan mengakses ojek online.

"Saya terpaksa izin ke kantor hari ini tidak bisa berangkat kerja. Karena angkot di wilayah saya sepi, dari pagi saya tungguin susah dapatnya," keluh Gaisha.

Ia mengaku sudah mencoba mencari alternatif angkutan lain, seperti memesan ojek online. Tetapi beberapa kali pesanan yang diakses selalu gagal. "Udah coba pesan ojek online, tapi dari pagi gagal terus. Tidak bisa diakses," katanya.

Gaisha sendiri bekerja di Jakarta, sehingga dari Ciomas ia perlu naik angkot menuju stasiun KRL Bogor. Tetapi hingga pukul 09.40 WIB, dirinya tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju stasiun hingga akhirnya balik pulang ke rumah.

"Saya terpaksa izin masuk kerja, saya pulang lagi ke rumah, di wilayah saya Ciomas banyak warga yang kesulitan dapat angkot," keluhnya.

Sementara itu, informasi dari Polresta Bogor Kota, demo angkot dilakukan oleh sejumlah supir angkot trayek perbatasan didominasi wilayah Kabupaten Bogor. Para sopir angkot melakukan aksi mogok dan berkumpul di bawah jalan layang di Jalan Sholeh Iskandar. Mereka akan melakukan aksi demo ke DPRD Kabupaten Bogor.

Menurut laporan dari Intel Polresta Bogor Kota, angkot yang melakukan aksi mogok adalah trayek Cisarua, Cibedug, Cicurug, Pagelaran, Ciomas, Citereup, dan lainnya.

Aksi mogok sopir angkot terkait keberadaan ojek dan taksi online yang menjamur sehingga menurunkan pendapatan sejumlah sopir. Mereka mendesak pemerintah untuk mengatur dan menata keberadaan transportasi online.

Ketua Umum Organda Kota Bogor, Jawa Barat, Moch Ischak mengklaim pihaknya telah mengimbau kepada seluruh sopir dan pemilik angkot untuk tidak ikut dalam aksi unjuk rasa tersebut, karena dapat merugikan para sopir itu sendiri.

"Kami sudah jauh-jauh hari mengimbau sopir dan pemilik angkot untuk tidak usah ikut demo. Karena justru kita yang rugi, tidak narik penumpang tidak dapat penghasilan," katanya.

Menurut Ischak, pihaknya lebih sutuju untuk difasilitasi ke DPRD dan menyampaikan aspirasinya, daripada ikut unjuk rasa yang akan berdampak pada masyarakat serta para sopir yang tidak mendapat penghasilan.

"Kami juga sepakat dengan Pemerintah Kota Bogor yang akan membatasi operasional transportasi online ini dengan diberlakukannya sistem kuota, jadi masyarakat tetap punya altenatif untuk mendapatkan layanan transportasi," katanya.

Sementara itu, suasana lalu lintas di Kota Bogor terpantau lancar, sejumlah angkot juga masih beroperasi. Seperti trayek Bubulak-Baranangsiang, Bubulak-Sukasari, serta angkot yang beroperasi seputar Kebun Raya dan Istana Bogor. Tidak tampak penumpukan penumpang.

Sedangkan ojek online yang biasa mangkal di trotoar dan taman-taman tampak berkurang jumlahnya. Menurut informasi mereka tidak menggunakan atribut agar tidak mencolok. (A.M)


    Category : Nasional    


    Tags : #nasional    


    Sumber : okezone.com



Akses Riauaksi.com Via Mobile m.riauaksi.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 


  Terkini  



  Most Popular  



  Pilihan  


  Teknologi  


HP Inc Hadirkan Seri Spectre X360 Gabungan Seni dan Teknologi
JAKARTA - HP Inc resmi meluncurkan produk inovasi terbaru HP Spectre x360 HP yang menggabungkan seni dan teknologi. Produk baru ini menurut Hendry

  Olahraga  


Persib Bandung Kontrak Carlton Cole Setahun
BANDUNG - Carlton Coleresmi berkostum Persib setelah dikenalkan ke awak media di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Kamis

  Ekonomi Bisnis  


Memiliki Potensi, Banyak Ilmuwan Asing Lakukan Penelitian di Indonesia
JAKARTA - Produktivitas peneliti Indonesia perlu terus ditingkatkan. Tak cukup sampai di situ, hasil riset harus disertai dengan publikasi di jurnal

  English Version  


"Tree Man" cured of rare disease that gave him branchlike hands and feet
AFTER enduring 16 gruelling surgeries spanning a year, Bangladesh’s “Tree Man” has finally been cured. Adul

  Unik  


Kambing di Bogor Doyan Makan Uang dan Rendang
BOGOR - Kambing merupakan makhluk herbivora alias hewan pemakan tumbuhan. Namun, kambing betina milik Tati (49) ini berbeda dari kambing lainnya,