Senin, 20 Maret 2017 - 16:24:16

Pungli Rp6 Miliar di Samarinda Sudah Keterlaluan!

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 629    

okezone.com


JAKARTA - Anggota Komisi V DPR Moh Nizar Zahro menyayangkan masih terjadinya praktik dugaan pungutan liar (pungli) di pelabuhan peti kemas. Terbaru adalah kasus di Samarinda dengan barang bukti Rp6,1 miliar.

Nizar memgapresiasi kinerja dari Tim Saber Pungli. Pada Desember 2016 lalu, praktik serupa juga berhasil diungkap melibatkan empat pegawai Pelindo IV.

"Sekarang terjadi lagi melibatkan 13 orang dari koperasi TKMB dan Koperasi PDIB. Ini mengindikasikan pengelolaan pelabuhan peti kemas Samarinda sangat buruk," kata Nizar seperti dikutip dari JPNN, Senin (20/3/2017).

Politikus Partai Gerindra ini mengatakan, barang bukti senilai Rp6,1 miliar tersebut cukup besar. Bisa jadi praktik pungli ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Karenanya, ia meminta agar pengusutan kasus pungli ini tidak dilakukan setengah-setengah.

"Ini kan sudah keterlaluan. Harus diusut sampai tuntas. Pungli ini sudah berbentuk premanisme. Proses bongkar muat atau dweeling time ini kan lama. Masih juga diperas untuk bayar. Ini jelas merugikan para pelaku usaha dan bertolak belakang dengan komitmen pemerintah dalam pengelolaan pelabuhan yang bersih," ujar politikus asal Jawa Timur ini.

Pengungkapan pungli kali ini menurut dia harus menjadi momentum pembenahan pelabuhan yang merupakan tanggung jawab Pelindo. Baik di Samarinda, Tanjung Perak Surabaya maupun di Tanjung Priok.

"Tidak menutup kemungkinan pungli juga masih terjadi di pelabuhan peti kemas lainnya. Meskipun dengan modus yang berbeda. Karenanya, perlu juga untuk ditelusuri di pelabuhan peti kemas lain," pungkasnya. (A.M)


    Category : Nasional    
    Tags        : #nasional    
    Sumber  : okezone.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Berikan Paket Data untuk Pelanggan Setiap Bulan, Telkomsel Hadirkan Aplikasi ROLi di Android

  Ekonomi Bisnis  




Berkolaborasi Bersama BRI, Garuda Indonesia Berencana Gelar GATF 2017