Senin, 20 Maret 2017 - 16:57:37

Lihainya Bos Ekspedisi Ini Mengirim Narkoba

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 281    

okezone.com


LUMAJANG - Seorang bos ekspedisi ditangkap polisi karena mengirimkan narkoba, lelaki paruh baya ini membawa sendiri barang haram itu. Bahkan menyopiri sendiri truk ekspedisi, tanpa dibantu kernet. Padahal biasanya semua paket pengiriman selalu ada sopir dan kernetnya. Namun seperti kata pepatah, sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga.

Tersangka bernama Suyitno (57), asal Jember. Dia diduga kuat mengedarkan ribuan pil koplo dengan memanfaatkan perusahaanya itu. Modusnya, puluhan ribu pil koplo dikirim melalui perusahaannya itu. Kesannya, dia sedang mengirimkan barang milik konsumen.

Ternyata itu hanya akal-akalan. Di dalam mobilnya bukan berisi barang-barang milik konsumen yang akan dikirim ke alamat sesuai pesanan, tapi ribuan pil koplo. Setiap pengiriman, dia sampai rela menyopiri sendiri mobil box ekspedisinya.

Penangkapan itu berawal dari pengintaian yang dilakukan. Beberapa bulan terakhir, memang kerap mendapat kabar dari warga. bahwa tersangka yang kini ditahan di Mapolres Lumajang itu kerap mendroping pil koplo. Baru pada momen yang tepat, pukul 13.30 akhir pekan kemarin tersangka digerebek.

Bertempat di tepi Jalan Raya Desa Selok (utara SMPN 3 Pasirian). Tersangka dibuat tidak berkutik. Dia langsung diamankan bersama mobil box Ekspedisi Indo Jaya, Daihatsu Grand Max warna putih dengan nomor polisi P 8815 RC. Dari penangkapan itu, tersangka diketahui bernama Suyitno Bin Ambiyah. Laki-laki kelahiran Jember 8 November 1960. Lulusan SMP yang bekerja sebagai wiraswasta.

Yakni menjadi Bos Ekspedisi Indo Jaya beralamat di Jalan Ahmad Yani Gang Veteran 4 Lingkungan Sumber Dandang. Tepatnya di Rt 003/ Rw 018 Desa Kebonsari Kecamatan Sumbersari, Jember. Dari penggerebekan itu, turut diamankan juga barang bukti (BB) sebanyak 30.000 (tiga puluh ribu) butir pil warna putih logo Y, 20.000 (dua puluh ribu) butir pil warna kuning logo DMP. Yang diketahui dua jenis pil tersebut tergolong berbahaya dan tidak dilengkapi izin penggunaannya. Selain itu juga ditemukan uang hasil penjualan Rp 375.000. sebuah HP merk Nokia warna hitam-merah dengan simcard. “Diduga melanggar.

Tersangka melanggar Pasal 197 Sub 196 UU RI NO 36 Tahun 2009 tentang kesehatan,” ungkap AKP Prio Purwandito, Kasat Reskoba Polres Lumajang dilansir jawapos, Senin (20/3/2017).

Priyo mengatakan, pelaku adalah bos Ekspedisi Indo Jaya Jember yang bergerak di bidang jasa pengiriman paketan ke luar daerah.

Namun dalam operasinya, selain untuk mengirim paketan itu, juga digunakan untuk mengirim pil koplo dengan skala besar. Dengan cara membawa dan menyelipkan pil koplo itu didalam paketan yang dikirim. Ditegaskan pula jika selama ini status Suyitno bukanlah karyawan. Juga bukan driver. Tidak ada tugas Suyitno sebagai bos untuk menyopiri sendiri kendaraan ekspedisinya.

“Jadi dia statusnya bukan driver atau pegawai. Tapi dia itu langsung bos nya sendiri. Bos ekspedisi paketan itu,” katanya.

Modusnya menurutnya juga cukup rapi. “Jadi kalau pas tidak ada narkobanya, yang nyetir pegawainya. Tapi kalau ada pesenan pil, itu langsung disopiri sendiri. Tujuannya untuk mengelabuhi anak buahnya, ya diisi paketan lain juga yang bener-bener paketan,” terangnya.

Penangkapan itu menurut dia terungkapnya berawal dari penyelidikan maraknya pil di wilayah Lumajang. Hasil penyelidikan dari petugas narkoba itu kemudian ditindaklanjuti. Diketahui barang itu berasal dari Jember lewat mobil ekspedisi. Didroping oleh mobil ekspedisi. Dari situlah pihaknya mencurigai Suyitno.

“Lalu kami berhentikan ternyata benar. Didalamnya selain paketan juga ada narkobanya sejumlah 50 ribu butir pil. Langsung kami amankan dan kita lakukan pengembangan,” pungkasnya. (A.M)


    Category : Nasional    
    Tags        : #nasional    
    Sumber  : okezone.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Resmi Dijual di Indonesia, Ini Harga Xiaomi Redmi Note 4

  Ekonomi Bisnis  




Komisi IV DPRD Kampar Kunjungan Kerja Ke Diskominfotik Riau