Senin, 20 Maret 2017 - 17:18:34

Pelestarian Budaya Perlu Adanya Dukungan Sekolah

    by : Gamanuel Yoga Elvradika Lien    
     
    Hits : 50    


PADANG - Pelestarian budaya Minangkabau di Sumatera Barat (Sumbar) membutuhkan dukungan semua pihak agar bisa terlaksana dengan baik, salah satunya dari bidang pendidikan dengan memasukkan materi kebudayaan dalam kegiatan muatan lokal atau ekstrakurikuler "Kita akan gandeng semua sekolah di Sumbar mulai dari PAUD hingga SMA/SMK, agar generasi muda bisa lebih mengenal budaya sendiri," kata Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Taufik Efendi di Padang, Senin (20/3/2017).

Menurutnya, memperkenalkan budaya Minangkabau sejak dini kemudian secara berlahan-lahan memberikan pemahaman tentang nilai-nilai budaya itu kepada siswa, akan sangat positif hasilnya dalam hal pelestarian budaya.

Ia mengatakan saat ini masih ada sekolah yang mempertahankan materi budaya nonbenda dalam muatan lokal dan ekstrakurikuler. Namun, agar lebih berhasil maka ke depan perlu kesepakatan antara masing-masing pihak dari tingkat daerah hingga provinsi.

Berdasarkan UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kewenangan terhadap sekolah telah terbagi antara kabupaten/kota dengan provinsi. Kabupaten dan kota berwenang atas PAUD hingga SMP, sementara provinsi memiliki kewenangan terhadap SMA dan SMK.

Agar kebijakan materi budaya masuk dalam kegiatan muatan lokal seluruh sekolah bisa terlaksana perlu dukungan tidak hanya dari provinsi, tetapi juga dari kabupaten dan kota.

Lebih jauh Taufik mengatakan, saat ini urusan kebudayaan menjadi urusan wajib sehingga Pemprov Sumbar membentuk Dinas Kebudayaan sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Dinas Kebudayaan Sumbar ini memiliki tiga bidang yaitu Sejarah Adat dan Nilai Tradisi, Bidang Seni dan Diplomasi Budaya, dan Bidang Permuseuman dan Pepurbakalaan," katanya.

Ia mengatakan tiga bidang itu bersinergi untuk melestarikan nilai-nilai budaya Minangkabau sebagai identitas Sumatera Barat.

"Di Sumbar kebudayaan yang dominan adalah kebudayaan Minangkabau, karena itu kita fokus pada hal itu. Sementara kebudayaan lain yang ada di Sumbar akan dilakukan koordinasi,” tandasnya. (A.M)


    Category : Nasional    


    Tags : #nasional    


    Sumber : okezone.com



Akses Riauaksi.com Via Mobile m.riauaksi.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 


  Terkini  



  Most Popular  



  Pilihan  


  Teknologi  


Honda Civic Hatchback Tebar Pesona
BANGKOK - Honda meluncurkan Civic hatchback di ajang Bangkok International Motor Show (BIMS) pada Selasa 28 Maret 2017. Mobil ini merupakan salah

  Olahraga  


Paolo Maldini Tak Berminat Jadi Pelatih
MILAN - Legenda AC Milan, Paolo Maldinitidak tertarik menjadi pelatih sepakbola, meski ia memiliki kesempatan tersebut. Maldini melihat pada

  Ekonomi Bisnis  


Memiliki Potensi, Banyak Ilmuwan Asing Lakukan Penelitian di Indonesia
JAKARTA - Produktivitas peneliti Indonesia perlu terus ditingkatkan. Tak cukup sampai di situ, hasil riset harus disertai dengan publikasi di jurnal

  English Version  


"Tree Man" cured of rare disease that gave him branchlike hands and feet
AFTER enduring 16 gruelling surgeries spanning a year, Bangladesh’s “Tree Man” has finally been cured. Adul

  Unik  


Kambing di Bogor Doyan Makan Uang dan Rendang
BOGOR - Kambing merupakan makhluk herbivora alias hewan pemakan tumbuhan. Namun, kambing betina milik Tati (49) ini berbeda dari kambing lainnya,