Senin, 27 Maret 2017 - 16:27:02

Pembatasan Kuota Transportasi Online Dinilai Akan Menambah Pengangguran

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 7559    

okezone.com


JAKARTA - Pemerintah melakukan pembatasan kuota transportasi online. Hal itu berpotensi akan menciptakan pengangguran baru. Diketahui, selama ini keberadaan transportasi online turut menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Sosiolog yang juga Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Musni Umar, menilai bahwa bisnis transportasi online menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat.

"Pemberian kuota itu bisa mengurangi lapangan pekerjaan. Padahal pemerintah sendiri yang terus berusaha membuka lapangan pekerjaan,” kata Musni, Senin (27/3/2017).

Data Badan Pusat Statistik mencatat, pada Agustus 2016 jumlah penduduk bekerja meningkat 3,59 juta orang dibandingkan pada Agustus 2015. Adapun jumlah pengangguran turun 530 ribu orang.

Kenaikan jumlah tenaga kerja terutama di sektor jasa kemasyarakatan 1,52 juta orang (8,47%), perdagangan 1,01 juta orang (3,93%), serta sektor Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi 500 ribu orang (9,78%).

Melihat data itu, sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang tenaga kerja dengan pertumbuhan tertinggi.

Pembatasan kuota transportasi online merupakan salah satu butir revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32 tahun 2016 tentang Penyelengaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek yang dilakukan pemerintah.

Menurut Musni, transportasi online masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Selain memudahkan akses transportasi masyarakat, keberadaan transportasi online juga menjadi mata pencaharian utama bagi pengemudinya yang berada dalam status usia produktif.

“Pemerintah justru harus mencari solusinya, karena transportasi online ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat," tegasnya. (A.M)


    Category : Teknologi    
    Tags        : #teknologi    
    Sumber  : okezone.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Layar Full Screen OPPO F5 Berikan Pengalaman Visual Terbaik

  Ekonomi Bisnis  




Indonesia Sosialisasikan Sawit Lestari ke Warga Asing