Senin, 17 April 2017 - 17:03:52

Pemilih yang Tak Ada di DPT Hanya Bisa Coblos Pukul 12.00 WIB

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 4024    

news.detik.com


Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Dahliah Umar meminta warga memastikan namanya sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) jelang pemungutan suara putaran dua. Menurutnya hal tersebut bisa mengurangi potensi kekurangan surat suara.

"Kami berharap pada saat kemarin kami membuka pendaftaran mereka yang belum terdaftar sudah mendaftarkan diri sehingga sudah masuk ke DPT dan jumlah pemilih DPT-b tidak sebanyak pada putaran pertama," kata Dahliah di Kantor KPU DKI Jakarta, Jl Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (17/4/17).

"Itu harapan kami sehingga kekhawatiran bahwa akan terjadi kekurangan surat suara atau penumpukan antrean itu tidak lagi terjadi," lanjutnya.

Dahliah menjelaskan jumlah surat suara yang ada sesuai dengan DPT, tidak boleh lebih. Namun jika masih lebih, surat suara akan digunakan untuk pemilih tambahan yang belum memilih.

"Itu harapan kami, jadi surat suara memang sesuai dengan DPT tidak boleh lebih kalau misalnya kemudian mereka pada saat hadir pukul 12.00 WIB masih ada surat suara yang tersisa yang belum digunakan, maka mereka bisa menggunakan hak pilih mereka sebagai pemilih tambahan," ucap Dahliah.

Dahliah menyatakan surat suara tersebut bisa juga digunakan untuk warga yang tak terdaftar di DPT atau yang menggunakan jalur DPT-b dan surat keterangan (Suket). Karena tidak ada surat suara khusus untuk mereka.

"Jadi tidak ada surat suara khusus untuk mereka yang menggunakan jalur DPT-b atau pemilih yang menggunakan e-KTP atau surat keterangan," sebutnya.

"Jadi pemilih dalam DPT akan menggunakan hak pilihnya mulai pukul 07.00-13.00 WIB sampai selesai kalau terdaftar dalam DPT, kalau kita tidak terdaftar dalam DPT hanya boleh menggunakan hak pilih mulai pukul 12.00 sampai pukul 13.00 WIB," tambah Dahliah.

Menurutnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan, surat suara hanya boleh dicetak sesuai jumlah DPT. Jumlah 2,5 persen hanya sebagai cadangan bila surat suara rusak atau cacat.

"Siapapun kalau dia pada saat ini mencoblos ternyata surat suara yang terima sudah rusak atau cacat sehingga tidak bisa digunakan atau dia salah mencoblos sehingga dia ingin meminta surat suara baru, itu tujuan yang surat suara cadangan dua setengah persen," tutup Dahliah.


    Category : Nasional    
    Tags        : #nasional,#politik    
    Sumber  : news.detik.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Dongkrak Industri Dalam Negeri, GAIKINDO Sambut Positif Program Mobil Listrik

  Ekonomi Bisnis  




Pelaku Usaha Cari Stok ke Malaysia, Harga TBS Riau Turun Pekan Ini