Rabu, 19 April 2017 - 10:37:59

Paslon Terkait Politik Sembako Seharusnya Didiskualifikasi

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 1198    

republika.co.id


Jakarta - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jimly Asshidiq, menyayangkan dengan politik sembako yang kembali hadir di Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Ini Jakarta loh. Tapi masih saja ada yang memakai praktik abad 19, jadi kita malah mundur," tutur dia dalan kunjungannya ke Kantor Panwaslu Jakrta Pusat, Rabu (19/4) pagi.

Jimly menuturkan, jika mengikuti Undang-Undang, seharusnya paslon bisa didiskualifikasi. Walaupun yang menjalankan aksinya adalah relawan. Menurut dia, tidak mungkin paslon atau pendukung tidak mengetahui. Masih banyak kelemahan peraturan yang terjadi pada Pilkada kali ini.

"Sebenarnya ini bukan tugas DKPP, tetapi di sini kami peduli. Karena kreatifitasnya sudah kelewatan. Jadi untuk saat ini, kita kumpulkan data saja dulu, dan menjadi bahan evaluasi kita. Karena ternyata bukan paslon 2 saja yang melakukan, paslon 3 juga," jelas Jimly.

Masyarakat, kata ia, harus mengetahui apa yang sedang terjadi. Jimly mengimbau, Bawaslu harus netral dan mengatakan yang sebenar-benarnya, jangan sampai menutup-nutupi.

Karena ini bukan hanya tentang hukum, tetapi juga soal etika dan moral. Ke depan, akan dibicarakan bersama oleh bawaslu akan diapakan hasil barang sitaan tersebut.

"Akan kita koordinasikan dengan pemda. Lebih baik dibagikan ke anak yatim atau orang miskin. Tetapi waktunya nanti setelah pilkada," ujar Jilmy.


    Category : Nasional    
    Tags        : #nasional    
    Sumber  : republika.co.id


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Resmi Dijual di Indonesia, Ini Harga Xiaomi Redmi Note 4

  Ekonomi Bisnis  




Komisi IV DPRD Kampar Kunjungan Kerja Ke Diskominfotik Riau