Rabu, 19 April 2017 - 16:45:39

Kasus DBD di Pekanbaru 2017 Menurun Dibanding Tahun Lalu

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 4414    

***mcr


Pekanbaru - Jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Pekanbaru terus mengalami penurunan.

Jika dibandingkan dengan jumlah kasus  2016 lalu di bulan dan pekan yang sama, penderita kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Pekanbaru kembali mengalami penurunan.

Jumlah kasus DBD tahun 2016 mencapai 55 orang dengan jumlah total 464 orang. Sementara tahun 2017, jumlah kasus ada sebanyak 15 orang dengan jumlah 240 orang.

"Ini angka perbandingan dari tahun ke tahun. Kenapa kita bandingkan, karena jangan sampai media menulis jumlah kasus DBD di Pekanbaru terus bertambah. Jadi jumlah yang kami sebutkan ini dari tahun, jumlah di pekan 15 dan jumlah totalnya,"kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Drg Helda Suryani Munir melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Diskes Pekanbaru, Surya Delfiria, Selasa (18/4/2017).

Ditambahkan Delfiria, jika dibandingkan dengan pekan 14 ditahun 2017, jumlah penderita memang menurun 5 kasus. "Iya kemarin itu kan ada 20 orang yang terkenda kasus DBD. Nah untuk pekan 15 ini ada sebanyak 15 orang,"ujarnya.

Dari jumlah 15 kasus pekan ke-15, Kecamatan Tampan menjadi penyumbang kasus terbanyak dengan jumlah 5 kasus. “Kemudian ada Rumbai 2 kasus, Payung Sekaki 2 kasus dan yang lain 1 kasus,” cakapnya.

Saat disinggung jika berdasarkan golongan, usia berapakah yang paling rentan terkena DBD, Delfiria menyebut usia anak-anak masih mendominasi.

"Untuk usia 5-9 tahun ini masih mendominasi dengan jumlah total secara keseluruhan mencapai 62 kasus, lalu disusul usia 25-44 tahun 46 kasus dan usia 15-19 tahun dengan 35 kasus," ujarnya.


    Category : Riau    
    Tags        : #advertorial    
    Sumber  : ***mcr


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Layar Full Screen OPPO F5 Berikan Pengalaman Visual Terbaik

  Ekonomi Bisnis  




Indonesia Sosialisasikan Sawit Lestari ke Warga Asing