Jumat, 21 April 2017 - 11:14:37

Puisi dan Mengacau Gelamai Memeriahkan Kenduri Melayu di TMII

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 4593    

***mcr


Jakarta - Setelah menggelar parade budaya dengan berkeliling menggunakan perahu baganduong sambil memainkan musik randai dari Kuantan Singingi. Kenduri melayu yang dilaksanakan di anjungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) kembali di meriahkan pertunjukan dengan memasak gelamai.

Mengacau gelamai atau dodol merupakan makanan khas Kuansing yang tak kalah dengan makanan dari daerah lainnya. Ada pun saat pertunjukan, gelamai diaduk oleh bujang dan daro Kuansing. Bahan-bahan makanan terdiri dari gula merah, santan dan daun pandan tersebut diaduk selama lebih kurang dua jam.

"Mengacau gelamai ini memang sengaja kita pertunjukan untuk pengunjung yang datangnya kita ingin masyarakat tahu begini salah kuliner khas Riu dari Kuansing ini dimasak," kata Kadis Kebudayaan Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zein melalui panitia pelaksana acara Tengku Zul Efendi di Anjungan Riau Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kamis (20/4/17).

Uniknya, mengacau gelamai yang dilakukan bujang dan daro Kuansing ini diaduk menggunakan dahan kelapa. Kemudian api yang digunakan kayu bakar layaknya dikampung.

Selain itu tak kalah menarik juga, pembacaan puisi oleh beberapa seniman Riau diantaranya Hang Kaprawi. Tema puisi yang berkisah tentang kerisauan seorang masyarakat menengah ke bawah terhadap kezaliman penguasa. Pembacaan puisi ini mampu menarik perhatian pengunjung yang antusias menyaksikan pertunjukan tersebut.


    Category : Riau    
    Tags        : #advertorial    
    Sumber  : ***mcr


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Layar Full Screen OPPO F5 Berikan Pengalaman Visual Terbaik

  Ekonomi Bisnis  




Indonesia Sosialisasikan Sawit Lestari ke Warga Asing