Minggu, 23 April 2017 - 09:45:54

Menteri PUPR Targetkan Proyek Bendungan Karaolle Selesai Sebelum Tahun 2020

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 254    

tribunnews


Riauaksi.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Basuki Hadimoeljono meninjau Bendungan Karalloe, bersama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Anggota DPR RI Irwan Aras, dan sejumlah pejabat Kementrian PUPR, Rabu (19/4/2017).

Dalam kunjungannya tersebut, Kementerian PUPR RI  menyatakan siap kebut proyek Bendungan Karalloe, di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Lebih lanjut, Basuki mengatakan, pihaknya akan semaksimal mungkin menyelesaikan proyek ini dalam tempo yang tidak begitu lama.

"Di PU tidak ada yang lambat-lambat. Semua harus cepat," ujar Basuki, usai meninjau Bendungan Karalloe.

Menurutnya, proyek ini bila terwujud tidak hanya menjadi  catatan prestasi, tetapi pertanda baik bagi masyarakat yang bermukim di kawasan proyek Bendungan yang sedang di kerjakan pihak ketiga, PT Nindya Karya.

PU Adver 2

Hal ini dikarenakan bendungan yang berada di puncak perbatasan Kabupaten Gowa dan Kabupaten Jeneponto ini, akan menghidupi areal persawahan di Kabupaten Jeneponto.

"Tampungan air di Bendungan ini akan bermuara ke Kabupaten Jeneponto. Sehingga dampak perekonomiannya akan dirasakan oleh masyarakat," ucap Menteri Basuki.

"Yang pastinya areal persawahan yang tandus akan berubah jadi subur berkat bendungan ini," tambahnya.

Terkait target perampungan, Basuki berupaya agar proyek ini diselesaikan sebelum tahun 2020 mendatang.

Artinya, jika proyek ini selesai di tahun 2019, Kabupaten Jeneponto pada tahun 2020 nanti tidak lagi merasakan krisis air bersih ataupun irigasi sebagai kebutuhan pertanian masyarakat.

PU Adver 3

Proyek ini telah digarap sejak tahun 2013 dan menghabiskan uang negara sebanyak Rp 80 miliar untuk pembebasan lahan.

Meski sempat tertangguhkan selama 3 tahun karena persoalan lahan, tetapi proyek ini tetap berjalan setelah mediasi Pemda Gowa dan Warga berhasil dilakukan pada Maret 2017.

Saat ini, progres proyek Karalloe baru memasuki 12 persen pengerjaan. Untuk membangun fisiknya, Kementerian PU siap menggenjot dana pembangunan lanjutan Bendungan Karalloe sekitar Rp 500an miliar lebih.

Adapun fisik yang telah dibangun di proyek ini seperti outlet Terowongan, Tubuh Bendungan, dan Spillway.


    Category : Nasional    
    Tags        : #nasional    
    Sumber  : tribunnews


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 




  Terupdate  






  Most Populer