Rabu, 03 Mei 2017 - 10:16:51

Kasus Ujaran Kebencian, Pemuda Muhammadiyah: Jangan Ada Kesan Pembiaran

    Gamanuel Yoga Elvradika Lien Hits : 110    

republika.co.id


Jakarta - Sekertaris Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman mengatakan, jangan sampai ada kesan pembiaran terhadap kasus ujaran kebencian.

"Jangan sampai ada kesan pembiaraan. Situasi bangsa ini harus segera dipulihkan. Jalan paling adil adalah menegakkan hukum," ujar Pedri, Selasa (2/5).

Kasus-kasus ujaran kebencian kembali menjadi perhatian publik setelah akun @NathanSuwanto menulis di akun twitternya dengan nada ancaman pembunuhan. Ancaman yang ditulis Nathan ditunjukan untuk anggota legislatif seperti wakil ketua DPR RI, Fadli Zon dan anggota DPD RI Fahira Idris.

Menurut Pedri, polisi harus menegakkan hukum pelaku ujaran kebencian tanpa harus memandang dari mana pelakunya berasal.

"Polisi harus cepat bertindak, jangan pandang bulu. Hukum harus tegak terhadap siapapun. Apalagi kalau sudah menebar ancaman fisik," pungkasnya.

Kasus ujaran kebencian bukan hanya sekali terjadi. Sebelumnya, ujaran kebencian berupa penghinaan kepada Gubernur NTB oleh Steven juga sempat menjadi perhatian publik. Namun, hingga saat ini kasus tersebut belum ada perkembangan lantaran Steven dikabarkan sudah pergi ke luar negeri.


    Category : Nasional    
    Tags        : #nasional    
    Sumber  : republika.co.id


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 




  Terupdate  






  Most Populer