Rabu, 19 Juli 2017 - 19:38:46

Menkominfo Siapkan Cara agar Telegram Bisa Diakses Kembali

    Michael B. Bara Hits : 1030    

tirto


Solusi agar pemblokiran sebelas Domain Name System (DNS) milik Telegram dapat dibuka kembali di Indonesia. Hal ini diakui Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

"Kami sedang siapkan dasarnya secara detail agar operasional, kami sedang siapkan agar operasional dan kita akan mengatur SOP (Standard Operating Procedure) itu bukan hanya untuk website-nya karena (pemblokiran) kemarin kan untuk website-nya tapi sekarang juga (aturan) untuk aplikasinya," kata Rudiantara di Istana Presiden Jakarta, Selasa (18/7/2017).

SOP itu menurut Rudiantara akan diberlakukan secepatnya. "Begitu SOP-nya tersedia langsung cepat juga dibuka," ungkap Rudiantara seperti dikutip Antara.

Sejak Jumat (14/7/2017), pemerintah memblokir Telegram karena "dapat membahayakan keamanan negara karena tidak menyediakan SOP dalam penanganan kasus terorisme".

Karena itu, Kemkominfo telah meminta Internet Service Provider (ISP) untuk memutus akses terhadap 11 DNS Telegram.

CEO Telegram Pavel Durov kemudian menyurati Kemenkominfo agar membatalkan pemblokiran dengan menawarkan tiga pilihan langkah.

Pertama, Telegram memblokir semua saluran publik terkait teroris yang sebelumnya telah dilaporkan Kemenkominfo.

Kedua, meminta Kemenkomifno membuka saluran komunikasi langsung yang memungkinkan Telegram dapat bekerja lebih efisien dalam mengidentifikasi dan menghalangi propaganda teroris di masa depan.

Ketiga, membentuk tim moderator yang berdedikasi dengan pengetahuan dan budaya Indonesia untuk dapat memproses laporan konten yang berhubungan dengan teroris lebih cepat dan akurat.

"Pemerintah patokannya manfaat bagi masyarakat kalau masyarakat menginginkan dibuka secepatnya ya kami rapikan masalah koridor untuk penapisannya (penyaringannya), jadi akhirnya (Telegram) diperbolehkan tapi ada koridor penapisan, tidak bisa suka-suka dong," tambah Rudiantara.

Telegram dianggap tidak mengindahkan permintaan Kemenkominfo sejak Maret 2016 untuk menutup sejumlah akun yang terindikasi bermuatan radikal.

Contoh SOP yang ditawarkan Kemenkominfo misalnya self-sencoring (penyaringan pribadi).

"Yang paling bagus adalah self-cencoring yang bisa dilakukan dengan script (bahasa pemograman) tertentu dan self-cencoring tidak bisa 100 persen, nanti kalau ada yang bocor-bocor ada komunikasi lagi, yang penting ada keinginan dari semua pihak untuk memitigasi agar memastikan kita tidak terpapar konten negatif, masyarakat juga senang," jelas Rudiantara.

Selain Telegram, Kemenkominfo juga berencana untuk melakukannya terhadap media sosial lainnya.

"Telegram kan sudah intensif nih, yang lain mulai minggu ini diundang lagi, artinya mereka sudah pernah diundang. Semua juga ada dimungkinkan untuk dimasuki terorisme," tambah Rudiantara.

Rudiantara mengakui Telegram memang dinilai paling aman dalam berkomunikasi baik oleh masyarakat Indonesia maupun global.

"Mungkin karena masyarakat nasional maupun global melihat fitur yang paling secure adalah Telegram jadi banyak yang pakai Telegram. Kenapa di website yang dipakai karena website itu panjang, berhalaman-halaman bercerita, yang ikut banyak, jadi forum yang perfect karena kalau aplikasi kan terbatas. Makanya saya katakan pemerintah tidak punya intensi untuk melakukan penutupan tapi Ayo kita sama-sama melakukan penapisan," jelas Rudiantara.

Ia lalu menyarankan agar masyarakat menggunakan aplikasi percakapan yang dibuat Indonesia.


    Category : Teknologi    
    Tags        : #teknologi    
    Sumber  : tirto


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 


  Terkini  



  Most Popular  



  Pilihan  


  Teknologi  


LG Bakal Rilis Dua Versi V30, Apa Bedanya?
LG dikabarkan akan segera merilis dua varian smartphone premium miliknya di akhir Agustus ini. Hal ini diketahui melalui undangan yang disebarkan LG

  Olahraga  


18-20 Agustus, 17 Atlet Lemkari Inhil Ikuti Kejuaraan Karate Tingkat Sumatera
TEMBILAHAN,Riauaksi.com - Sebanyak 17 atlet Lembaga Karate Republik Indonesia (Lemkari) Kabupaten Indragiri (Inhil) akan mengikuti kejuaraan karate

  Ekonomi Bisnis  


Harga Emas Antam Rp614.000/Gram, Naik Rp6.000
JAKARTA,Riauaksi.com  - Sehari paska HUT RI, harga emas yang dijual PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) naik Rp6.000 per gram menjadi

  English Version  


This startup went from retrieving stolen cars to rewarding good drivers
A stolen vehicle, a two-hour search, and catching car thieves. That’s how Syed Ahmad Fuqaha, managing director and founder at driving

  Unik  


Tempat-Tempat Terlarang bagi Perempuan
Anda yang beragama Islam tentu tahu bahwa dalam Islam ada yang meyakini bahwa wanita yang sedang menstruasi tak boleh memasuki