Kamis, 10 Agustus 2017 - 11:42:57

Presiden Jokowi Ingatkan Ancaman Karhutla harus Distop

    Habibi Muthalib Hits : 19615    



JAKARTA,Riauaksi.com -Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan para pimpinan di daerah terkait ancaman Karhutla yang saat ini meningkat di sejumlah daerah di Indonesia.

"Saya ingatkan kembali bahwa kejadian kebakaran seperti yang lalu-lalu harus sudah stop," kata presiden usai meresmikan Museum Keris Nusantara di Surakarta, Jawa Tengah.

Presiden menyebutkan sudah memerintahkan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto untuk mengundang Pangdam, Kapolda, Danrem, Kapolres, Dandim dan kepala daerah untuk diingatkan kembali mengenai ancaman Karhutla.

"Ya ini secepat-cepatnya saya sudah memerintahkan Menkopolhukam untuk mengundang Pangdam, Kapolda, Danrem, Kapolres, Dandim dan kepala daerah untuk saya ingatkan kembali bahwa kejadian kebakaran seperti yang lalu-lalu harus sudah stop," kata Jokowi.

Sebelumnya, BNPB memperkirakan potensi Karhutla di wilayah Kalimantan dan Sumatera terus meningkat berkaitan dengan puncak kemarau yang diprediksi terjadi pada September. "Potensi Karhutla akan terus meningkat. Puncak kemarau diprediksi pada September mendatang sehingga potensi Karhutla juga makin meningkat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (6/8/17) lalu.Dilansir dari Situsriau.com, Kamis (10 Agustus 2017).

Hingga saat ini lima provinsi telah menetapkan status siaga darurat Karhutla, yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan.

Sutopo memaparkan, lokasi hotspot atau titik panas yang mengindikasikan Karhutla berada pada lahan perkebunan swasta, lahan milik masyarakat dan di taman nasional.

"Plotting lokasi hotspot tahun 2015, 2016 dan 2017 menunjukkan lokasi Karhutla ada yang selalu berulang setiap tahun seperti di Taman Nasional Tesso Nilo, OKI, daerah perbatasan antara Riau dan Jambi, dan beberapa daerah lainnya," kata Sutopo.

(Habibi)


    Category : Nasional    
    Tags        : #kebakaran-hutan,#nasional    
    Sumber  :


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Harbolnas, e-Commerce Pasang Target Transaksi Berkali Lipat

  Ekonomi Bisnis  




Kemenkeu Evaluasi Rencana Pemberian Rp 1,4 Miliar per Desa