Sabtu, 12 Agustus 2017 - 09:48:22

Biadab!, Orang Ini Perkosa Anak Kandungnya Hingga 10 Kali

    Habibi Muthalib Hits : 11548    

spiritriau.com


ROKANHULU,Riauaksi.com - Sungguh sangat biadab, orang tua yang seharusnya memberikan pengawasan terhadap anak perempuannya yang masih gadis dan dibawah umur, lain pula dengan DML (42) warga Dusun Pasir Putih Desa Ngaso Kecamatan Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau ketahuan sama istrinya sedang berada di atas anak kandungnya dengan melakukan "indohai" secara paksa dan dibawah ancaman Parang hingga anaknya itu menangis.

Akhirnya DML ditangkap polisi dan dimasukkan dalam penjara karena melakukan persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang merupakan anak kandungnya sendiri atas laporan istrinya sendiri di Polsek Ujungbatu Resor Rokan Hulu jumat, (11/8/2017) sekira jam 16.00 wib.

Dari data kepolisian Jumat malam disampaikan Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH melalui Paur Humas Ipda Suheri Sitorus membenarkan penangkapan pelaku tersebut.

"Kita menangkapnya, setelah Polsek Ujungbatu menerima laporan ibu korban AB perempuan, Ibu rumah tangga,  (37) Laporan Polisi Nomor : LP /  50 / VIII / 2017/Riau / Res Rohul / Sek. U.Batu, tanggal 11 Agustus 2017, tentang Persetubuhan terhadap anak dibawah umur korban anaknya sendiri bernisial ZL (15) ,"jelas Ipda Suheri Sitorus.

Paur Humas Polres Rohul menjelaskan kejadian itu pada hari Senin tanggal 10 Juli 2017 sekira pukul 02.00 wib bertempat Rumah pelapor / pelaku tepatnya di kamar korban yang beralamat di Dusun Pasir Putih Desa Ngaso.

Lanjutnya menerangkan, dugaan tindak pidana pemerkosaan anak dibawah umur ini sesuai laporan di Polsek Ujungbatu, kejadian pada hari Senin tanggal 10 Juli 2017 sekira pukul 02.00 Wib, Pelapor inisial AB (ibu korban) terbangun dari tidurnya dan melihat suaminya sudah tidak ada disampingnya.

Kemudian pelapor mengecek ke kamar anaknya ZL (15) dan melihat Suaminya berada di kamar sedang bersetubuh dengan anaknya itu didengarnya anaknya ZL sedang Menangis. Kemudian pelapor tidur kembali dan tidak berani menanyakan dikarenakan pelapor merasa takut.

Keesokan harinya ia bertanya kepada suaminya mengapa melakulan hal tersebut kepada anak kandungnya dan kemudian terlapor mengambil sebilah parang dan berkata " Jangan kau bilang - bilang sama orang, nanti kubacok kau"

"Pelapor merasa takut, selanjutnya pelapor bertanya kepada ZL, " Mengapa kamu melakukan hal tersebut dengan bapak kandungmu," dan dijawab ZL "Takut aku Mak, dibacoknya aku nanti," ungkap Paur Humas Polres Rohul dalam perss releasenya sesuai pengakuan ibu dan korban tersebut.

Sebelumnya, lanjut Ipda S. Sitorus, pada hari Rabu tanggal 09 Agustus 2017 sekira pukul 18.00 Wib ibu korban pulang dari tempat kerja dan mendengar suara tangisan anaknya  di kamar mandi, kemudian ibunya menanyakan apa penyebab dirinya menangis dan korban menjawab, bahwa dirinya menangis karena dipukuli oleh bapaknya. Atas kejadian tersebut ibunya merasa tidak senang dan kemudian  melaporkannya ke Polsek Ujungbatu.

Setelah menerima laporan, Polsek Ujung memeriksa saksi-saksi dan mendalami serta penyelidikan lebih lanjut, pelaku langsung ditangkap dirumahnya dan disita barang bukti yang selalu digunakan mengancam, yaitu 1 buah parang. Dan dari pengakuan korban sudah 10 kali bapak kandungannya itu memperkosanya dibawah ancaman parang.

"Pelaku mendekam di dalam jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, "jelasnya.


    Category : Riau    
    Tags        : #kriminal,#rohul    
    Sumber  : spiritriau.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Malas Bersihkan Rumah, Aplikasi Ini Bisa Bantu Anda

  Ekonomi Bisnis  




Rupiah Menguat Terpengaruh Suku Bunga BI