Sabtu, 12 Agustus 2017 - 11:08:30

Ditahan Polisi Mesir, Nurul dan Hadi Masih Misterius

    Habibi Muthalib Hits : 3123    

riaupos.co


JAKARTA,Riauaksi.com - Keberadaan dua mahasiswa Universitas Al Azhar Kairo, Mesir asal Indonesia yang ditahan otoritas setempat sejak 1 Agustus 2017, masih misterius.

Keduanya adalah Nurul Islami asal Kabupaten Limapuluh Kota, dan Muhammad Hadi dari Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat. Informasi yang berkembang menyebut mereka ditahan saat memasuki Kota Samanud.

Namun demikian, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo, belum memperoleh informasi apa pun mengenai keduanya, termasuk atas dasar apa mereka ditahan. Kemarin, Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi mengaku telah melakukan upaya untuk bisa mengakses kedua warga negara Indonesia (WNI) tersebut. Masalah ini juga telah dilaporkannya kepada Presiden Joko Widodo.

‘’Sampai sekarang kita belum mendapatkan akses kekonsuleran dari otoritas Mesir. KBRI sudah mengirimkan dua kali nota diplomatik untuk meminta akses kekonsuleran dan sampai sekarang belum dapat berkomunikasi,’’ kata Retno di Kompleks Istana Negara Jakarta, Jumat (11/8).Guna mengadvokasi kedua mahasiswa tersebut, pemerintah telah menyiapkan dua orang lawyer yang ikut bersama tim konsuler KBRI menuju Aga. Sebab, ada informasi yang menyebutkan keduanya ditahan di kantor polisi setempat. ‘’Tim kita sudah ke Aga, tapi belum mendapatkan akses untuk berkomunikasi ataupun bertemu. Hari ini KBRI akan menulis surat kepada Jaksa Agung untuk meminta akses,’’ jelas menteri kelahiran Semarang.

Mantan Dubes RI untuk Kerajaan Belanda ini memastikan berbagai upaya terus dilakukan untuk dapat berkomunikasi dan memberikan pendampingan hukum terhadap Nurul dan Hadi. ‘’Saya yakin sebagai dua negara sahabat, akses kekonsuleran tersebut akan diberikan dan saya berencana untuk berkomunikasi dengan Menlu Mesir untuk akses kekonsuleran,’’ tegas dia.

Pihaknya menambahkan, KBRI di Kairo sebelumnya telah mengingatkan kepada WNI di sana untuk tidak memasuki daerah-daerah yang dilarang bagi orang asing. Salah satunya adalah Samanud.

‘’KBRI mengingatkan berkali-kali kepada mahasiswa kita untuk tidak berada di Samanud, karena Samanud ini kota yang memang diminta oleh pemerintah setempat untuk tidak didatangi warga asing,’’ tambahnya.


    Category : Nasional    
    Tags        : #nasional    
    Sumber  : riaupos.co


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 


  Terkini  



  Most Popular  



  Pilihan  


  Teknologi  


LG Bakal Rilis Dua Versi V30, Apa Bedanya?
LG dikabarkan akan segera merilis dua varian smartphone premium miliknya di akhir Agustus ini. Hal ini diketahui melalui undangan yang disebarkan LG

  Olahraga  


18-20 Agustus, 17 Atlet Lemkari Inhil Ikuti Kejuaraan Karate Tingkat Sumatera
TEMBILAHAN,Riauaksi.com - Sebanyak 17 atlet Lembaga Karate Republik Indonesia (Lemkari) Kabupaten Indragiri (Inhil) akan mengikuti kejuaraan karate

  Ekonomi Bisnis  


Harga Emas Antam Rp614.000/Gram, Naik Rp6.000
JAKARTA,Riauaksi.com  - Sehari paska HUT RI, harga emas yang dijual PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) naik Rp6.000 per gram menjadi

  English Version  


This startup went from retrieving stolen cars to rewarding good drivers
A stolen vehicle, a two-hour search, and catching car thieves. That’s how Syed Ahmad Fuqaha, managing director and founder at driving

  Unik  


Tempat-Tempat Terlarang bagi Perempuan
Anda yang beragama Islam tentu tahu bahwa dalam Islam ada yang meyakini bahwa wanita yang sedang menstruasi tak boleh memasuki