Kamis, 21 September 2017 - 07:10:48

Aktualisasi Nilai Pancasila Dan Kebangsaan Dalam Cyber Law Diera Digital

    Michael B. Bara Hits : 19585    

tribratanewsriau


Kabag Bin Opsnal Dit Binmas Polda Riau Akbp Imam Saputra S.IK Dialog Kebangsaan Yang bertema Penerapan Nilai Pancasila dan Kebangsaan dalam acara Cyber Law di Era Digital. Acara ini bertempat di Ruang Auditorium Universitas Islam Riau Jalan Marpoyan Pekanbaru (20/9/2017).

Turut hadir Narasumber Dekan Fakultas Hukum Uir Dr. Admiral SH, MH. dan Dosen Teknik Informatika Ridqi Akbar M.KOM, CHFI.

Dalam dialog ini Dr.Admiral,SH.MH selaku Dekan fak.hukum
Paradigma radikal tersebut yang berhasrat mengganti ideologi negara disinyalir, sebagai ketidaktahuan, kedangkalan, dan keawaman mengatakan menilai Pancasila sebagai dasar negara yang tak punya daya dan kekuatan untuk mengikat bangsa dalam multietnik, beragam, majemuk, heterogen dan masayarkat kultural. Padahal Pancasila adalah karya agung bangsa (masterpiece). Sebuah maha karya yang telah menjalani proses alur pikir panjang (common sense), tidak dipaksakan untuk mengikuti “jarum pendulum” pada ideologi liberalisme atau ideologi sosialisme.
Ketidakpercayaan pada Pancasila, membawa pada penyimpangan nilai-nilainya.
Sebahagian disebabkan krisis legitimasi atas kekuasaan yang tak lagi memberi harapan keadilam. Demokrasi yang dimpikan sebagai salah satu prinsip negara hukum berada dalam ruang hampa

Selanjutnya Rizqi Akbar Ramadhan,M.Kom Selaku Dosen Teknik Informatika menmandang bahwa Pancasila Sebagai Suatu Ideologi Negara Indonesia Maka Pancasila pada hakekatnya bukan merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran seseorang atau sekelompok orang sebagai mana ideologi-ideologi lain di dunia, namun Pancasila diangkat dari nilai-nilai adat-istiadat, nilai-nilai kebudayaan serta nilai-nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara. Dengan kata lain, unsur-unsur yang merupakan materi atau bahan Pancasila sesungguhnya diangkat dari pandangan hidup masyarakat Indonesia sendiri.

Dipenghujung acara dialog ini AKBP. Imam,S.ik selaku Bin.Ops Dir Binmas Polda Riau mengatakan Teknologi informasi bagi masyarakat memiliki dampak positif sekaligus memilikidampak negatif. Dampak negatif teknologi informasi adalah munculnya kejahatan bersaranakan teknologi informasi yaitu cyber crime
Cyber crime yang memiliki dampak negatif bagi proses pendidikan moral, nilai, budi pekerti, watak dan pendidikan agama.
memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap kondisi berbangsa dan brnegara oleh karna itu harus ditanggulangi dng rasional.
Salah satu usaha yang rasional trsebut adalah dengan menggunakan pendekatan kebijakan hukum pidana.


    Category : Riau    
    Tags        : #Prov Riau    
    Sumber  : tribratanewsriau


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Perkuat Gopay, Gojek Caplok Kartuku, Midtrans dan Mapan

  Ekonomi Bisnis  




Rupiah Keok di Hadapan Yen dan Euro di November