Jumat, 22 September 2017 - 14:36:59

Kunjungan Kerja ke Rohul, Danrem 031/Wira Bima ke Rohul Jadi Khatib dan Hadiri Acara Adat di Kampung

    Habibi Muthalib Hits : 28225    

Riauterkini.com


PASIRPANGARAIAN,Riauaksi.com - Pasca dilantik sebagai Komandan Komando Resort Militer (Danrem) 031/ Wira Bima (WB) menggantikan Brigjen TNI Abdul Karim, Brigjen TNI Edy Afrizal Natar Nasution mulai menggelar silaturahmi atau kunjungan kerja ke 12 kabupaten/ kota di Provinsi Riau.

Pada Kamis (21/9/17), Brigjen TNI Edy Afrizal Natar Nasution kunjungan kerja ke Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), dan sekaligus pulang ke kampung halaman ayahnya.‎ Pada Kamis malam, Danrem 031/ WB dan rombongan sudah tiba di Pasirpangaraian.

Jumat (22/9/17) pagi, Brigjen TNI Edy Afrizal Natar Nasution‎ memulai acara kunjungan kerja mengisi acara di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Pasirpangaraian, silaturahmi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Rohul.

Setibanya di lokasi acara didampingi Bupati Rohul H. Suparman S.Sos, M.Si dan Wakil Bupati Rohul H. Suparman, Danrem 031/WB Brigjen TNI Edy‎ disambut para Tokoh Adat Napituhuta melalui acara adat.

Acara silaturahmi turut dihadiri unsur Forkompinda Rohul, Waka Polres Rohul Kompol Eko, Wakil Ketua DPRD Rohul Hardi Candra, Ketua Pengurus Masjid Agung H. Zulyadaini, serta ribuan masyarakat Rohul.

Saat membuka acara silaturahmi, Brigjen TNI Edy Afrizal Natar Nasution mengatakan TNI ada karena rakyat. Dari itu TNI harus bergandengan tangan dengan rakyat dalam menciptakan situasi keamanan.

Putra Kaiti Desa Rambah Tengah Barat, Kecamatan Rambah yang lahir di Bengkalis ini mengajak masyarakat Rohul tidak tergiur dengan janji manis kelompok radikal dan laten komunis.

"Mari kita bergandengan tangan agar bangsa Indonesia dan khususnya Kabupaten Rokan Hulu tetap aman dan nyaman," ajak Danrem 031/WB dalam sambutannya.

Selain itu, Brigjen TNI Edy Afrizal Natar Nasution‎ ‎ juga mengajak masyarakat Rohul tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan atau ladang, apalagi sampai membakar hutan.

Menurutnya, asap yang ditimbulkan‎ dari kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) bukan hanya mengganggu kesehatan, namun turut mengganggu perekonomian masyarakat, apalagi asapnya sampai ke negara tetangga.

Brigjen TNI Edy mengaku TNI akan bertindak tegas terhadap pelaku pembakaran lahan dan hutan. Dari itu ia mengajak masyarakat tidak melakukan pembakaran saat membuka ladang.

  Usai acara, Danrem 031/WB mengaku berterima kasih kepada pimpinannya karena sangat diberi kehormatan, sebab tidak banyak putra daerah diberi kesempatan pulang ke daerahnya.

"Dan saya salah satunya mendapatkan kesempatan itu. Kalau ditanya apakah yang saya buat‎ di sini, tentu banyak hal yang bisa saya lakukan, karena saya di tempat orang pun bisa melakukan sesuatu, masak di kampung sendiri tidak bisa melakukan," jelas Brigjen TNI Edy.

"Yang paling saya butuhkan adalah dukungan dari berbagai pihak, apakah tokoh masyarakat‎, tokoh agama, tokoh adat, semua tokoh termasuk insan pers yang ada di daerah," harapnya.

"Makanya saya coba membangun silaturahmi ke daerah-daerah, baik ketemu dengan anggota sendiri atau masyarakat. Dengan silaturahmi ini apapun permasalahan bisa kita bangun," tambahnya.

Brigjen TNI Edy mengaku ada beberapa agenda yang akan ia isi selama di Kabupaten Rohul. Selain acara silaturahmi, ia juga menjadi Khatib Salat Jumat di Masjid Agung Islamic Center.

Setelahnya, ia akan silaturahmi dengan masyarakat di kampung ayahnya di Kaiti Desa Rambah Tengah Barat, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rohul.

Brigjen TNI Edy mengaku ayahnya berasal dari Kaiti Desa Rambah Tengah Barat. Namun ayahnya merantau dan jadi pegawai negeri sipil di Kabupaten Bengkalis, Riau. Ia sendiri lahir dan besar di Bengkalis.‎


    Category : Riau    
    Tags        : #Prov Riau,#rohul    
    Sumber  : Riauterkini.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Perkuat Gopay, Gojek Caplok Kartuku, Midtrans dan Mapan

  Ekonomi Bisnis  




Rupiah Keok di Hadapan Yen dan Euro di November