Rabu, 11 Oktober 2017 - 09:32:54

Mau Beli Pulsa Pakai Uang dari Pelanggan, PSK Malah Kecele Karena Palsu

    Habibi Muthalib Hits : 10369    

situsriau.com


CEPU,Riauaksi.com - Seorang wanita pekerja seks komersial (PSK) kecela karenabsaat belanja uangnya ditolak lantaran palsu.
 
Saat itu, Bunga (nama samaran) yang ingin membeli pulsa internet harus pulang dengan rasa kecewa karena uangnya ditolak oleh penjaga konter.
 
Bunga yang merasa dirugikan atas kejadian tersebut kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya itu ke polisi.
 
Berikut ini fakta-fakta lengkapnya.
 
1. Kronologi
 
Kejadian ini bermula di sebuah kawasan lokalisasi di Sumber Agung, Cepu, Blora.
 
Di lokasi tersebut, seorang pria hidung belang bernama Sunardi alias Berok (30) kedapatan mengunjungi sebuah wisma dan mencari mangsa.
 
Di wisma tersebut, Berok kemudian menjumpai Bunga dan meminta untuk ditemani.
 
Berok juga sempat memberikan sejumlah uang kepada Bunga untuk dibelikan minuman.
 
Tanpa ada rasa curiga, uang itupun digunakan oleh Bunga untuk membeli minuman.
 
Setelah puas minum-minum, Berok kemudian meminta layanan esek-esek kepada Bunga.
 
Selanjutnya Berok memberikan sejumlah uang kepada Bunga karena telah dilayani di ranjang dan kemudian pergi meninggalkan wisma tersebut.
 
2. Uang palsu
 
Pada malam itu, Berok memberikan uang sebesar, Rp 700.000 kepada Bunga sebagai uang minuman dan jasa layanan.
 
Bunga kemudian menggunakan uang pemberian Berok tersebut untuk membeli pulsa internet di salah satu konter pulsa.
 
Namun saat diperiksa oleh penjaga konter, uang milik Bunga ternyata adalah uang palsu.
 
Tak mau rugi, terpaksa uang milik Bunga tersebut ditolak oleh penjaga konter.
 
Bunga yang merasa telah ditipu oleh Berok kemudian melaporkan kejadian itu kepada polisi.
 
3. Ditangkap kurang dari 48 jam
 
Mendapat laporan dari Bunga, polisi pun segera bergerak dan menangkap Berok.
 
Pria yang bekerja serabutan itu akhirnya ditangkap Tim Buser Polres Blora tanpa perlawanan, Senin (9/10/17) di kediamannya.
 
"Waktu itu tersangka datang sendirian, dengan membeli minuman dan mengencani sorang PSK," kata Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Herry Dwi , Selasa (10/10/17).
 
"Korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Cepu, dan langsung ditindak lanjuti. Kurang dari 48 jam pelaku berhasil di amankan Tim Buser," terang AKP Herry Dwi.
 
Tersangka diketahui merupakan warga Desa Pilang, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora.
 
Kini, Berok dijebloskan ke ruang tahanan Polres Blora untuk keperluan pemeriksaan.
 
4. Sindikat uang palsu
 
Dari hasil pemeriksaan sementara polisi, Berok ternyata merupakan sindikat peredaran uang palsu yang ada di Kabupaten Jepara.
 
Berok kini dijerat dengan Pasal 26 ayat 2 dan 3 juncto Pasal 36 ayat 2 dan 3, UU RI nomor 7 tentang Mata Uang, sub Pasal 245 KUHP untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
 
Dari pasal tersebut, Berok terancam mendapat kurungan maksimal 15 tahun penjara.
 

"Kasus ini masih kami kembangkan, untuk mengungkap sindikat uang palsu lainnya," tutup AKP Herry Dwi.


    Category : Nasional    
    Tags        : #nasional    
    Sumber  : situsriau.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Dongkrak Industri Dalam Negeri, GAIKINDO Sambut Positif Program Mobil Listrik

  Ekonomi Bisnis  




Pelaku Usaha Cari Stok ke Malaysia, Harga TBS Riau Turun Pekan Ini