Selasa, 21 November 2017 - 09:19:19

Ribuan Travel Ilegal Menjamur di Pekanbaru

    Habibi Muthalib Hits : 19201    

Riauterkini.com


PEKANBARU,Riauaksi.com  - Tahun 2017, tercatat ribuan travel ilegal beroperasi di Kota Pekanbaru. Jumlahnya cukup fantastis, yaitu mencapai 3000 travel ilegal.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Pekanbaru Syaiful Alam menyebut, jumlah itu berbanding terbalik dengan travel resmi yang hanya sekitar 400 travel resmi.

Ia merincikan, dari 3.000 itu travel gelap yang beroperasi di Pekanbaru didominasi oleh kendaraan roda empat dengan Trayek antar kota dalam provinsi.

"Namun, beberapa diantaranya juga beroperasi antar kota antar provinsi," kata Syaiful, Senin (20/11/2017).

Keberadaan travel gelap alias travel bodong itu harus segera ditindak lanjuti oleh Pemerintah bersama pihak berwajib. Sebab,kata dia, keberadaan travel gelap hanya akan merugikan masyarakat.

Ia mencontohkan, seandainya terjadi kecelakaan, kemudian sopirnya kabur. Kemana penumpang harus dicari, dan siapa yang bertanggung jawab. Terlebih tidak ada asuransi yang menanggung penumpang.

"Selain merugikan masyarakat, keberadaan travel gelap juga turut merugikan perusahaan travel resmi yang mengantongi izin dari pemerintah," jelasnya.

Keberadaan travel gelap ini juga menjadi faktor sepinya Terminal Bandar Raya Payung Sekaki Pekanbaru. Terminal tipe A dan yang dikelola langsung oleh Kementerian Perhubungan itu saat ini hanya disinggahi oleh bus dari Jawa atau bus Trayek Riau-Sumatera Utara.

"Ini pekerjaan rumah kita bersama. Harus ada sinergi yang baik antara pemerintah kota, provinsi dan kepolisian," sebutnya.

Untuk membedakan antara travel ilegal dan travel resmi, kata dia dari sisi fisik. Dapat diketahui dari plat nomor yang digunakan, travel ilegal menggunakan plat hitam seperti kendaraan pribadi umum. Sementara resmi menggunakan plat kuning.

"Kita berharap masyarakat dapat beralih dari menggunakan travel gelap dengan menggunakan travel resmi. Kita juga mengimbau pemilik kendaraan travel dapat mengurus segala perizinan, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan kemudian harinya.

Sementara itu, Kepala Seksi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Pekanbaru, Max Robert mengakui masih banyak travel ilegal berkeliaran di Kota Pekanbaru. Dishub berjanji akan berupaya untuk melakukan razia rutin guna membatasi ruang gerak travel gelap.


    Category : Riau    
    Tags        : #pekanbaru,#Prov Riau    
    Sumber  : Riauterkini.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Harbolnas, e-Commerce Pasang Target Transaksi Berkali Lipat

  Ekonomi Bisnis  




Kemenkeu Evaluasi Rencana Pemberian Rp 1,4 Miliar per Desa