Selasa, 21 November 2017 - 19:06:45

Nama Rusli Ahmad Melejit, Disebut-sebut Layak dan Punya Kans Kuat Bertarung di Pilgubri

    Michael B. Bara Hits : 13633    

***rls


Bursa kandidat bakal calon gubernur dan wakil gubernur Riau yang akan bertarung dalam pilgubri 2018 mendatang kian variatif. Hingga saat ini, belum ada satu kandidat maupun pasangan yang mengkristal dan bisa memastikan diri untuk bisa berlaga. Pertarungan masih begitu cair dan kemunculan figur-figur baru yang selama ini tidak "norak" bersosialisasi kian bertambah.

Salah satunya adalah Rusli Ahmad yang kini dipercaya sebagai Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nadhatul Ulama (PWNU) Provinsi Riau. Terpilihnya Rusli sebagai pemimpin ormas Islam terbesar di Riau ini memunculkan spekulasi adanya dorongan dari suara akar rumput agar dirinya bisa bertarung dalam pilgubri.

"Memang NU bukanlah organisasi politik. Namun secara emosional akan bisa mendongkraknya secara politis. NU tidak bisa dijadikan kendaraan politik namun secara otomatis popularitasnya akan meningkat tajam. Ini akan bisa menjadi kekuatan politik pula," kata seorang pengurus partai besar di Provinsi Riau, Selasa (21/11/2017).

Rusli Ahmad yang merupakan anggota DPRD Riau bisa dikatakan sudah matang dalam urusan politik. Sejak di bangku sekolah hingga dunia kampus, putra Rokan Hulu ini sudah tunak di organisasi, baik yang bersifat sosial kemasyarakatan maupun organisasi politik.

Rusli tak hanya merupakan Ketua Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nadhatul Ulama (PWNU) Provinsi Riau, namun juga telah kembali mendapat kepercayaan sebagai Ketua DPD Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Provinsi Riau. Organisasi ini ada di seluruh desa dan kelurahan yang memiliki basis akar rumput yang besar.

"Dua organisasi besar yang dipegangnya saat ini menjadikannya sebagai figur yang memiliki posisi tawar tinggi dalam blantika pilgubri Riau 2018 mendatang," kata sumber tersebut.

Kemunculan namanya masuk dalam salah satu kandidat di pilgubri 2018 tak membuat Rusli Ahmad besar kepala. Menurutnya, dirinya tidak mendaftarkan diri dalam pilgubri, baik sebagai balon gubernur maupun balon wakil gubernur.

"Wah, itu kan analisa orang saja. Saya sendiri tidak mendaftar untuk ikut pilgubri. Saya jalani saja apa adanya," kata Rusli.

Namun, kondisi tersebut bisa jadi berubah, manakala ada instruksi langsung dari partai yang akan mencalonkan dirinya.

"Di PDI Perjuangan itu sudah jelas garis kepartaiannya. Bahwa perintah partai tidak boleh dibantah, apalagi ditolak. Tapi, saya belum pernah memikirkan hal (pencalonan) tersebut," tegas Ketua DPD Banteng Muda Indonesia (BMI) Riau yang merupakan underbow PDI Perjuangan ini.


    Category : Riau    
    Tags        : #advertorial    
    Sumber  : ***rls


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Harbolnas, e-Commerce Pasang Target Transaksi Berkali Lipat

  Ekonomi Bisnis  




Kemenkeu Evaluasi Rencana Pemberian Rp 1,4 Miliar per Desa