Minggu, 26 November 2017 - 11:51:59

Profesor IPB Ini Temukan Cacing Laut Antidiabet Alami

    Anggre Dwie Hits : 16129    

Republika.co.id


BOGOR, RIAUAKSI.COM - Adalah Prof Sri Purwaningsih MSi, Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor yang berhasil menggali potensi hasil perairan cukup prospektif untuk dikembangkan. Salah satunya adalah cacing laut Siphonosoma australe-australe yang memiliki khasiat sebagai antidiabet alami.

Dalam orasi ilmiah guru besar IPB di kampus Dramaga, Prof Sri mengungkapkan, cacing laut ini kebanyakan di perairan Indonesia bagian tengah, seperti Kendari, Tual Dua dan Lombok. Masyarakat, memanfaatkannya hanya untuk dijual sebagai bahan pangan, dengan harga murah Rp 2.500 sampai Rp 5.000 per kantong.

"Cacing laut ini belum banyak manfaatnya, masyarakat hanya menjualnya seperti jualan ikan asin di pasar-pasar dengan harga murah," kata Sri.

Dari hasil penelitian yang dilakukan selama empat tahun, Sri berhasil menemukan keutamaan cacing laut. "Ekstraknya dapat digunakan sebagai obat antidiabet alami," ungkap dia.

Bahkan di Cina Selatan, cacing laut telah lama digunakan sebagai obat tradisional dalam mengobati penyakit tuberkulosis, pengaturan fungsi lambung dan limpa, serta pemulihan kesehatan yang disebabkan oleh patogen.

Hasil penelitian yang dilakukan Prof Sri menunjukkan, bahwa ekstrak Siphonosoma australe memiliki potensi sebagai antidiabetes yang diperoleh melalui uji in vitro yang dapat menghambat aktivitas enzim alpha glukosidae sebesar 16-24 ppm (sangat kuat).

Sedangkan hasil pengujian secara in vivo pada hewan model mampu menurunkan kadar glukosa darah dengan konsentrasi terbaik 45 mg/kg berat badan. Hal ini diduga berkaitan dengan adanya kandungan flavonoid dan saponim pada ekstrak Siphonosoma australe.

"Senyawa flavonoid mempunyai mekanisme seperti obat antihiperglikemik oral golongan sulfonilurea dalam menurunkan kadar glukosa darah pada tikus dengan cara meningkatkan sekresi insulin," katanya.


    Category : Teknologi    
    Tags        :    
    Sumber  : Republika.co.id


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Harbolnas, e-Commerce Pasang Target Transaksi Berkali Lipat

  Ekonomi Bisnis  




Kemenkeu Evaluasi Rencana Pemberian Rp 1,4 Miliar per Desa