Selasa, 28 November 2017 - 12:18:40

Quiper Dorong Pengembangan Inovasi Pendidikan Indonesia

    Anggre Dwie Hits : 14401    

Republika.co.id


JAKARTA, RIAUAKSI.COM -Country Manager Quipper Indonesia  Takuya Homma mengatakan, perkembangan teknologi yang semakin pesat saat ini menuntut berbagai industri untuk berinovasi agar bertahan dan tidak terkena arus disrupsi. Salah satu industri yang sangat penting dan butuh konsistensi inovasi adalah pendidikan. 

Hal tersebut dibutuhkan dunia pendidikan agar proses belajar mengajar semakin efektif, tepat guna untuk membangun generasi masa depan yang berkualitas. Praktisi pendidikan atau guru tidak dapat tergantikan karena mereka merupakan barisan terdepan dalam merancang dan merealisasikan inovasi-inovasi untuk kemajuan pendidikan. 

Untuk terus meningkatkan pengetahuan para praktisi pendidikan akan inovasi terbaru yang dapat membantu mereka dalam proses belajar mengajar, berbagi ilmu dan wawasan dengan para profesional di ekosistem pendidikan sangatlah penting bagi para guru.

'Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi pendidikan, merupakan kewajiban kami untuk turut serta dalam mendukung pengembangan inovasi pendidikan,' ucap Takuya, dalam siaran persnya, Senin (27/11).

Dukung ini termasuk  memberikan kesempatan kepada guru-guru mereka untuk menambah dan berbagi wawasan dalam ajang pendidikan internasional seperti Edutech Asia 2017. Edutech Asia merupakan konferensi dan pameran pendidikan terbesar di Asia. 

Acara tahunan tersebut membawa berbagai pembicara dari elemen pendidikan dari seluruh Asia Tenggara, untuk mengevaluasi dan merencanakan masa depan pendidikan. Acara ini merupakan wadah bagi para praktisi, khususnya pendidik agar bisa belajar, bertukar inspirasi dan juga gagasan.

Dalam konferensi tersebut, salah satu pengajar di Quipper Video, Nadia Cassinie turut diundang untuk menjadi pembicara di depan ratusan guru dan praktisi pendidikan dari seluruh Asia. 

Nadia mengaku senang  dan bangga dapat mengikuti konferensi pendidikan tingkat internasional seperti Edutech Asia 2017. Karena bisa berbagi wawasan dengan praktisi dunia pendidikan di Asia Tenggara. 

'Saya berharap lebih banyak lagi praktisi pendidikan Indonesia yang dapat menghadiri acara seperti ini, karena sangat bermanfaat untuk mengetahui perkembangan teknologi pendidikan terkini,' ujarnya.


    Category : Teknologi    
    Tags        :    
    Sumber  : Republika.co.id


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Harbolnas, e-Commerce Pasang Target Transaksi Berkali Lipat

  Ekonomi Bisnis  




Kemenkeu Evaluasi Rencana Pemberian Rp 1,4 Miliar per Desa