Kamis, 30 November 2017 - 15:47:37

BI Sebut Inflasi Pekan Ketiga November 0,23 Persen

    Anggre Dwie Hits : 9217    

Cnnindonesia.com


Jakarta, RIAUAKSI.COM - Bank Indonesia menyebut, inflasi pekan ketiga bulan November tahun 2018 mencapai 0,23 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan pekan pertama yakni 0,18 persen.

Gubernur BI Agus Martowardojo menjelaskan, angka itu didapat dari survei yang dilakukan oleh instansinya. Kendati demikian, ia tak merinci nilai inflasi per komponen yang terdiri bahan pangan bergejolak (volatile food) dan harga barang-barang yang diatur pemerintah (administered prices).

“Kemarin kami sudah lakukan survei, inflasi untuk pekan ketiga November capai 0,23 persen,“ ujar Agus ditemui di Depok, Kamis (30/11)

Meski angkanya meningkat dari pekan pertama, ia menjamin angka inflasi hingga akhir tahun tetap bisa sesuai perkiraan yakni 3 hingga 3,5 persen. Inflasi secara tahun kalender (year-to-date) hingga Oktober kemarin masih di bawah target, yakni 2,67 persen.

“Untuk tahun depan juga kami perkirakan angka inflasi di kisaran 3 hingga 3,5 persen,” pungkasnya.

Pada bulan lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami kenaikan 0,01 persen. Sementara, secara tahun kalender (year-to-date/ytd) tercatat 2,67 persen dan secara tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 3,58 persen.

Laju inflasi tersebut lebih rendah dibandingkan Oktober 2016 sebesar 0,14 persen (mtm), Selain itu, angka ini juga tercatat melorot dibanding September dengan angka inflasi 0,13 persen (mtm). 

Sebagian inflasi ini disebabkan oleh golongan bahan pangan, di mana golongan makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau memiliki angka inflasi 0,05 persen. Selain itu, komoditas yang menyumbang inflasi lainnya adalah adalah mie instan, lauk pauk, dan kretek dengan masing-masing angka inflasi 0,01.


    Category : Ekonomi Bisnis    
    Tags        :    
    Sumber  : Cnnindonesia.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Instagram Uji Fitur Direct Sebagai Aplikasi Mandiri

  Ekonomi Bisnis  




BCA Gandeng AirAsia Tangkap Potensi Transaksi Leisure