Senin, 11 Desember 2017 - 23:05:19

BCA Gandeng AirAsia Tangkap Potensi Transaksi Leisure

    Anggre Dwie Hits : 14593    

Cnnindonesia.com


Jakarta, RIAUAKSI.COM -- PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menggandeng maskapai AirAsia Indonesia guna mendorong simpanan dana murah (Current Account Saving Account/CASA) dari nasabah. Kerja sama dengan maskapai tersebut dinilai memiliki potensi besar, mengingat kebutuhan untuk waktu luang (leisure) masyarakat yang kian meningkat. 

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, para mitra agen AirAsia akan bisa melakukan isi ulang (top up) dana deposit secara online melalui layanan Klik BCA Bisnis, sehingga lebih mudah dan cepat. 

"Kerja sama ini ujungnya CASA. Kalau semua orang melakukan payment (pembayaran) dengan BCA, kami harapkan CASA bisa meningkat," ujar Jahja saat penandatangan kerja sama dengan AirAsia Indonesia di Menara BCA, Senin (11/12).

Sayangnya, Jahja belum bisa membagi angka potensi peningkatan CASA dari kerja sama ini. Namun, ia bilang, potensinya sangat besar, mengingat kebutuhan untuk waktu luang (leisure) masyarakat yang kian meningkat. 

Belum lagi, menurutnya, AirAsia Indonesia merupakan salah satu maskapai spesialis tiket murah yang diganderungi masyarakat, sehingga potensi transaksinya akan besar. 

"Gaya millennial itu katanya suka cari kenyamanan dan enjoying life. Apalagi dengan adanya Instagram, mereka mau update sedang di mana. Katanya siapa tahu dengan update jadi ada yang endorse Rp1 miliar," imbuhnya. 

Selain itu, Jahja mencatat, pelebaran jaring mendapatkan CASA memang perlu dilakukan dengan layanan cash management, seperti Klik BCA Bisnis lantaran saat ini sekitar 97 persen transaksi nasabah BCA memang sudah tak dilakukan di kantor cabang lagi. 

"Misalnya di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), mobile banking, Klik BCA, sampai aplikasi di handphone. Meski sekitar 3 persennya masih di kantor, misalnya untuk setoran giro. Tapi arahnya sudah ke sana," jelasnya. 

Adapun sampai September lalu, perolehan CASA dari giro dan tabungan BCA telah mencapai Rp428 triliun. Angka ini menyumbang sekitar 74,5 persen dari total seluruh Dana Pihak Ketiga (DPK) BCA. 

Penghimpunan CASA sendiri terbagi atas dana giro senilai Rp144,7 triliun dengan pertumbuhan 14,7 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dan dana tabungan Rp283,3 triliun yang tumbuh 9,3 persen (yoy).

Ke depan, Jahja bilang, BCA akan kembali menjalin kerja sama dengan maskapai lain yang berpotensi dan memiliki program menarik ke pelanggannya, sehingga pertumbuhan CASA bisa lebih tinggi lagi. 

CEO Group AirAsia di Indonesia Dendy Kurniawan mengungkapkan, bagi maskapainya, kerja sama ini tentu akan meningkatkan pelayanan kepada para penumpang dan agen mitra perjalanan, sehingga tingkat kepuasan diharapkan bisa meningkat. 

"Karena kami ini perusahaan jasa, harus dorong pelayanan dan kemudahan. Target kami itu bukan hanya pendapatan, tapi untuk membuat pelanggan lebih happy (senang) lagi," katanya pada kesempatan yang sama.


    Category : Ekonomi Bisnis    
    Tags        :    
    Sumber  : Cnnindonesia.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Benarkah iPhone SE 2 akan Rilis?

  Ekonomi Bisnis  




Kemenkeu Jualan Sukuk Ritel SR 010, Imbal Hasil 5,9 Persen