Senin, 18 Desember 2017 - 14:49:39

Langka, Dewan Minta Pendistribusian LPG Bersubsidi Diawasi

    Habibi Muthalib Hits : 10753    

Situsriau.com


PEKANBARU,Riauaksi.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau minta pemerintah serius mengawasi pendistribusian gas elpiji bersubsidi. Hal ini menyusul kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di berbagai daerah di Riau yang sudah menyulitkan masyarakat, khususnya yang kurang mampu.

"Dalam menikmati gas bersubsidi ini butuh kesadaran moral. Jika orang yang mampu juga ikut menikmati, ini salah satu penyebab gas tersebut kian langka. Agar tepat sasaran, pemerintah harus serius mengawasi pendistribusiannya. Jangan sampai, gas yang keperuntukannya untuk masyarakat kurang mampu justeru dinikmati masyarakat mampu," ujar anggota DPRD Riau, Suhardiman Amby, Minggu (17/12/17).

Politisi Partai Hanura ini juga mengatakan, pemerintah daerah dan juga pangkalan mestinya bisa mulakukan pemantauan ekstra. Tujuannya agar gas ini tepat sasaran kepada orang yang membutuhkan. "Jangan nanti sama seperti premium, orang yang kaya justru yang banyak menikmati," sebutnya.

Selain itu, Suhardiman juga minta agar pemerintah kabupaten dan kota di Riau untuk memeriksa kembali pangkalan-pangkalan gas elpiji 3 kilogram. Jika ditemukan yang tidak beroperasi sesuai izin, harus diambil tindakan tegas. "Tidak jarang ada pangkalan yang nakal dan menjual elpiji secara borongan maupun hal lain demi keuntungan semata," sebutnya.

Kontrol gas bersubsidi ini juga bisa menggunakan identitas yang saat ini sudah dimiliki masyarakat yang kurang mampu. Dengan adanya identitas seperti penerima Raskin, masyarakst kurang mampu dan sebagainya, penyalurannya akan lebih terkendali

"Jika dijual bebas, dipastikan banyak yang salah sasaran," ungkap Suhardiman.


    Category : Riau    
    Tags        : #pekanbaru,#Prov Riau    
    Sumber  : Situsriau.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Benarkah iPhone SE 2 akan Rilis?

  Ekonomi Bisnis  




Kemenkeu Jualan Sukuk Ritel SR 010, Imbal Hasil 5,9 Persen