Senin, 18 Desember 2017 - 15:19:30

Legislator Riau: Atasi Banjir Pekanbaru Bisa Capai Rp4 Triliun

    Habibi Muthalib Hits : 8449    

Situsriau.com


PEKANBARU,Riauaski.com  - Salah seorang Legislator Riau, Noviwaldy Jusman menyebutkan, dalam penanganan masalah banjir yang ada di Kota Pekanbaru membutuhkan dana yang cukub besar, bisa mencapai sekitar Rp 4 triliun lebih.

Ini dikarenakan penanganan harus menyeluruh dengan merombak seluruh drainase yang ada dan pembuatan waduk penampungan air.

Ini disampaikannya pada Ketua RT dan RW se Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru dalam kegiatan menampung aspirasi masyarakat daerah pemilihan. 

"Kondisi Kota Pekanbaru sudah tidak sama lagi dengan 10 - 20 tahun silam. Daerah rerapan air sudah semakin berkurang, ditambah kondisi drainase yang tidak saling menyambung," sebutnya belum lana ini.

Disampaikan juga, pembenahan drainase tidak bisa dilakukan sepenggal-penggal lagi.  Harus dirombak total dengan betul-betul dilihat sesuai kondisi alam Kota Pekanbaru.

"Saat ini setiap bangunan baru juga tidak lagi mengindahkan Perda sumur rerapan air.  Ini malah memperparah kondisi yang ada," sebutnya lagi dengan mengakui pembangunan baik rumah tempat tinggal, ruko dan mall sangat pesat.

Ditambahkan, selain merombak total drainase yang ada dengan saling terhubung perlu juga ada waduk besar penampungan air lengkap dengan pintu airnya.   Mengingat kondisi Kota Pekanbaru berada di bawah permukaan air laut, perlu waduk sebelum pembuangan ke sungai/laut. 

"Jadi perlu dana cukup besar atasi banjir di Jota Pekanbaru.  Karena perlu dirombak semua dan pembuatan waduk besar.  Paling tidak butuh empat waduk," ulangnya kagi.


    Category : Riau    
    Tags        : #pekanbaru,#Prov Riau    
    Sumber  : Situsriau.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Sembuhkan Kecanduan Ponsel dengan Ubah Layar Jadi Abu

  Ekonomi Bisnis  




Misi Dagang ke Asia Selatan, Mendag Bawa 61 Pengusaha