Jumat, 12 Januari 2018 - 09:28:17

Pasangan Suami Istri Gagal Maju di Pilkada Kota Padang, Inilah Penyebabnya

    Habibi Muthalib Hits : 14401    

Fokusriau.com


PADANG,Riauaksi.com -Pasangan suami istri Syamsuar Syam dan Misliza akhirnya gagal melaju dalam pemilihan Walikota Padang atau pilkada Padang. Mereka dinyatakan tidak memenuhi persyaratan kala mendaftar ke KPU Kota Padang, Rabu malam.

"Setelah kami pertimbangkan secara matang, dengan berat hati kami nyatakan pasangan calon ini tidak lolos sebab tidak memenuhi persyaratan," ujar Ketua KPU Kota Padang Muhammad Sawati, Kamis kemarin.

Syamsuar-Misliza mendatangi kantor KPU Padang, Rabu sekitar pukul 22.30 WIB. Mereka datang bersama tiga pendukungnya untuk mendaftar melalui jalur independen.

Muhammad menilai, mereka tidak bisa memperlihatkan bukti laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Sehingga, KPU Padang tidak bisa menerima pendaftarannya.

Syamsuar dan Misliza beralasan, sedang dalam proses mengurus LHKPN. Sebab Komisi Pemberantasan Korupsi menolak pengajuan awal permohonan LHKPN dan meminta pasangan bakal calon itu untuk memperbaikinya.

Namun KPU Padang, menganggap pasangan bakal calon harus menunjukkan bukti berupa dokumen yang menyatakan sedang dalam proses pengurusan. Surat elektronik yang ditunjukkan pasangan suami-istri tersebut dinilai belum menunjukkan dokumen yang menyatakan sedang dalam proses.

"Berdasarkan SE KPU Nomor 17, dokumen yang dikeluarkan instansi terkait yang menyatakan dokumen tersebut telah diproses. Meskipun tanda terima belum keluar, dapat diganti dengan dokumen yang menyatakan pengurusan telah diproses," ujar Ketua Divisi Hukum KPU Padang Riki Eka Putra, Kamis kemarin dikutip FokusSumbar.Com dari tempo.co.

Namun demikian, pasangan bakal calon ini tidak bisa menunjukkan dokumen tersebut. Sehingga setelah dicermati sekitar empat jam, KPU Padang menyatakan tidak bisa menerima pendaftaran karena tidak memenuhi persyaratan.

Syamsuar Syam mengaku sudah menjalani proses pengurusan LHKPN melalui surat elektronik dengan KPK. Namun, dia tidak bisa menunjukkan tanda terima karena masih dalam proses memperbaiki dokumen sesuai dengan permintaan KPK. "Saya akan tuntut secara hukum dengan melapor ke Panwaslu," ujarnya.

Adapun Riki mempersilakan jika pasangan bakal calon pilkada Padang tersebut mengambil jalur sesuai dengan peraturan, di antaranya melapor ke Panwaslu Kota Padang.

    Category : Hukum dan Politik    
    Tags        : #nasional,#politik    
    Sumber  : Fokusriau.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Benarkah iPhone SE 2 akan Rilis?

  Ekonomi Bisnis  




Kemenkeu Jualan Sukuk Ritel SR 010, Imbal Hasil 5,9 Persen