Jumat, 12 Januari 2018 - 09:34:23

Hilang Misterius di Kebun Karet, Warga Meranti tak Kunjung Ditemukan

    Habibi Muthalib Hits : 3841    

Riauterkin.com


PULAU MERBAU,Riauaksi.com  - Pik (65th) Seorang Petani Karet Desa Kuala Merbau Kecamatan Pulau Merbau, Kepulauan Meranti yang hilang sejak, Rabu (10/1/18) kemarin hingga Kamis malam ini belum berhasil ditemukan.

Ratusan Masyarakat dari sejumlah Desa dilingkungan Kecamatan Pulau Merbau pun sudah dua hari ini dikerahkan dalam upaya pencarian sekitar perkebunan Karet lintas Desa Kuala Merbau - Dusun Pacul tersebut.

Hilangnya kakek ini dilokasi yang terkenal anker ini masih menjadi misteri yang belum terpecahkan, sejumlah Tuk Bomo atau Dukun juga sudah ikut dalam upaya pencarian itu.

"Dari Basarnas, BPBD dan Kepolisian juga sudah turun kelapangan, malam ini Masyarakat masih melanjutkan upaya pencarian,"tutur Kepala Desa Kuala Merbau, Efendi Alwi, Kamis (12/1/18) malam kepada riauterkini.com.

Dalam upaya peningkatan pencarian dalam kondisi hujan ini, kata Efendi, Masyarakat juga memasang tenda dan membawa mesin genset untuk lampu lampu penerangan disekolah lokasi perkebunan karet tersebut.

Untuk diketahui, Petani Karet yang akrab disapa Aki Pik ini sudah tidak pulang kerumah sejak pergi Rabu dini hari ke Kebun karet untuk menyadap getah.

Pada sekitar pukul 11.00 Wib, kakek 65 tahun ini sempat dijumpai orang diarahkan jalan pulang dari perkebunan karet ke perkampungan Desa Kuala Merbau. Namun, hingga rabu sore tak kunjung sampai ke rumah.

Selanjutnya, Keluarga bersama warga sekitar berupaya mencari keberadaanya. Pada hari rabu tersebut hanya ditemukan kendaraan sepeda miliknya disekitar kebun dan jejak kaki.


    Category : Riau    
    Tags        : #meranti,#Prov Riau    
    Sumber  : Riauterkin.com


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 








  Terkini  



  Most Popular  



  Teknologi  




Sembuhkan Kecanduan Ponsel dengan Ubah Layar Jadi Abu

  Ekonomi Bisnis  




Misi Dagang ke Asia Selatan, Mendag Bawa 61 Pengusaha