Rabu, 17 Juli 2013

Uang Sertifikasi 2012 Sebulan Tak Cair

Editor : admin - Riau Aksi - [ 169 ]

BANGKINANGKOTA,RIAUAKSI.com-Sebuah informasi menarik sekaligus mencengangkan terungkap lewat Layanan Pesan Singkat (SMS) singkat yang diterima sejumlah wartwan, Senin (15/7/2013) lalu. Pengirim SMS yang menyebut dirinya seorang guru itu mempertanyakan uang sertifikasi tahun 2012.

Selain itu, si pengirim juga mempertanyakan rapel gaji guru yang belum cair. "Bapak Inspektorat Kabupaten Kampar. Mohon dipertanyakan, kok rapel gaji guru belum dibayar sampai sekarang, dan uang sertifikasi guru tahun 2012 juga ada satu bulan belum dibayar, mohon ini dipertanyakan dan diusut tuntas," demikian isi SMS dari seorang mengaku guru di Tapung bernama Supriati sekira pukul 12.19 WIB.

Wartawan langsung berupaya menghubungi nomor pengirim 081261732xxx setelah menerima SMS tersebut. Namun, tidak aktif lagi. Sepanjang Senin lalu, nomor itu tidak pernah aktif setelah dihubungi berkali-kali. Sejumlah wartawan kembali mencoba menghubungi nomor seluler itu, Selasa (16/7/13). Tetapi tetap saja tidak aktif.

Wartawan kembali mempertanyakan kebenaran SMS itu kepada beberapa sumber. Satu di antaranya adalah kepada Abdul Latief, Selasa pagi. Menurut Latief, uang sertifikasi di tahun 2012 yang belum dibayar tersebut adalah pada bulan Desember.

"Sampai sekarang memang belum dibayar itu. Nggak tau apa masalahnya. Belum ada penjelasan dari Pemerintah," ujar Latief yang belum lama ini dicopot dari jabatan Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Bangkinang. Disebutkan, uang yang mengendap untuk uang sertifikasi seluruh guru se-Kabupaten Kampar berkisar Rp. 10 miliar.

Menyangkut soal rapel gaji, tutur Latief, baru dibayar Selasa (16/7/13). Menurut dia, pembayaran itupun tidak sekaligus kepada seluruh guru atau hanya sebagian.

Seorang staf di Disdikbud mengaku pernah mendengar informasi tentang uang sertifikasi tersebut. Namun, ia sendiri tidak bisa menjangkau data valid di dalam Disdikbud Kampar. Apalagi menyangkut pengelolaan keuangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawahir, saat dikonfirmasi, tidak menampik uang sertifikasi 2012 belum seluruhnya cair. Ia mengatakan, anggaran yang saat ini tersedia belum cukup untuk dilakukan pencairkan kepada para guru.

Ia menyebutkan, pembayaran uang sertifikasi hanya untuk delapan bulan. Kemudian, tahap berikutnya, Pemerintah Pusat baru mengucurkan sekitar Rp. 20 miliar. Dimana seharusnya, dana yang dibutuhkan adalah Rp. 23 miliar. Namun sepertinya Jawahir tidak ingat pasti peruntukan kucuran dana dari pusat tersebut.

"Uangnya memang yang belum tersedia. Kalau nggak salah, ntah untuk dua bulan atau satu bulan itu," ujar Jawahir, Selasa sore. Ia memastikan, sisa uang sertifikasi yang belum dibayar itu akan cair dalam tahun 2013 ini. Namun, ia sendiri belum bisa menjanjikan kapan akan cair.

Ditanya soal rapel gaji, Jawahir juga tidak mengetahui pasti, sudah dicairkan kepada seluruh guru atau masih sebagian. "Saya juga baru dikasi sama staf saya ini," katanya. Disebutkan dia, rapel gaji berasal dari APBD. Berdasarkan catatan Disdikbud, terdapat 2536 orang guru di Kabupaten Kampar yang mendapat hak tunjangan penghasilan tersebut. (R1/Ra)

foto: Jawahir



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 


  • Ini Dia Gambaran 65 Anggota DPRD Riau Periode 2014-2019
  • Olahraga